Berita

Pembangunan hunian sementara (Huntara) di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (Foto: Dok. Kemendagri)

Nusantara

Jalan Nasional dan Jembatan Pulih 100 Persen Pasca Bencana Sumatera

SENIN, 26 OKTOBER 2026 | 20:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemulihan konektivitas menjadi bagian penting rehabilitasi untuk mendukung mobilitas warga, distribusi logistik, dan aktivitas ekonomi. Data Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) mencatat, 107 ruas jalan nasional dan 43 jembatan nasional terdampak bencana Sumatera telah kembali berfungsi. 

Satgas Jembatan TNI Angkatan Darat dan Polri turut terlibat dalam pembangunan jembatan. Berdasarkan rekapitulasi laporan Satgas PRR, sebanyak 590 jembatan dari berbagai kategori yang dikerjakan kedua institusi tersebut telah selesai dibangun.

Di sektor kesehatan, 87 rumah sakit pemerintah terdampak di tiga provinsi dilaporkan telah beroperasi kembali. Seluruh 867 puskesmas terdampak juga telah kembali melayani masyarakat, meski sebagian masih menggunakan bangunan modular atau lokasi pelayanan sementara.


Pemulihan fasilitas kesehatan diperlukan untuk memastikan warga tetap memperoleh layanan medis selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung.

“Ini kan menjadi bukti bahwa pemerintah, terutama pemerintah pusat, tidak tinggal diam dengan peristiwa bencana Sumatera. Dan kita sudah bekerja betul-betul masif di tahap rehab dan rekon ini,” kata Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian dikutip Senin, 26 Oktober 2026.

Data 9 Oktober 2026, sebanyak 20.770 dari 20.803 unit hunian sementara (huntara) juga telah rampung dibangun. Pembangunan huntara mencapai 99,8 persen dari target 20.803 unit. Sebanyak 20.770 unit telah selesai dibangun, dengan 20.728 unit di antaranya sudah dihuni masyarakat.

Sementara itu, pembangunan huntap di tiga provinsi terdampak terus dikebut. Dari rencana 57.027 unit, sebanyak 2.103 unit telah selesai dibangun dan 1.844 unit masih dalam pengerjaan.

Pembangunan huntap melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak untuk menyediakan tempat tinggal permanen bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang akibat bencana.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya