Berita

Anggota Komisi III DPR Fraksi Golkar, Rizki Faisal. (Foto: Dok. pribadi)

Parlemen

Komisi III DPR:

Jangan Bangun Kesan Polri Saling Berhadapan

SENIN, 26 OKTOBER 2026 | 17:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR meminta publik tidak terburu-buru menyimpulkan adanya pengelompokan atau penyingkiran kelompok tertentu di tubuh Polri menyusul mutasi pejabat di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Golkar Rizki Faisal merespons Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso yang menyebut mutasi tersebut sebagai “regrouping sehaluan”. 

Rizki menilai, tudingan tersebut harus didukung fakta dan indikator yang jelas.


“Mutasi harus dilihat berdasarkan kebutuhan organisasi dan fakta yang bisa diuji,” kata Rizki kepada wartawan, Senin, 26 Oktober 2026. 

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kepulauan Riau ini mengatakan, Kapolri perlu diberi ruang untuk menata organisasi dan menjalankan agenda penegakan hukum. Namun, hal itu bukan berarti kepemimpinan Polri terbebas dari kritik dan pengawasan publik.

“Penilaian terhadap kepemimpinan Polri seharusnya melihat kebijakan, profesionalisme, dan hasil kerja yang dirasakan masyarakat,” kata Rizki.

Selain soal mutasi, Rizki yang juga menjabat Ketua Ormas MKGR Provinsi Kepulauan Riau mengingatkan agar kegiatan penegakan hukum Bareskrim di daerah tidak dibingkai seolah-olah mempertentangkan Bareskrim dengan Polda setempat.

Menurutnya, Bareskrim dan Polda merupakan bagian dari institusi Polri yang memiliki kewenangan serta tanggung jawab dalam penegakan hukum. Karena itu, penindakan Bareskrim di suatu wilayah tidak otomatis membuktikan kegagalan Polda setempat.

“Kalau Bareskrim melakukan penindakan di suatu daerah, jangan langsung dibingkai seolah-olah Polda setempat tidak bekerja atau gagal. Harus dilihat dulu fakta, kewenangan, koordinasi, dan penanganan perkaranya secara utuh,” kata Rizki.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya