Berita

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming. (Foto: Setwapres)

Politik

Gibran Janji Tindaklanjuti Keluhan Nelayan soal Solar dan Infrastruktur

SENIN, 26 OKTOBER 2026 | 12:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menyerap aspirasi nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalkatilayu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin, 26 Oktober 2026.

Gibran mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan tindak lanjut atas berbagai persoalan di lapangan. 

Aspirasi yang diserap mencakup akses solar bagi nelayan, pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel/SAF) berbasis minyak jelantah, hingga layanan desa, bantuan sosial, air bersih, dan pelayanan yang setara bagi seluruh warga.


Dalam dialog dengan masyarakat khususnya perwakilan nelayan, Gibran menekankan pemenuhan kebutuhan bahan bakar menjadi salah satu hal penting untuk mendukung kelancaran aktivitas nelayan.

“Solar adalah kebutuhan penting bagi nelayan. Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memastikan kuota dan ketersediaan solar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” tegasnya.

Untuk menindaklanjuti persoalan tersebut, Wapres meminta Staf Khusus Wapres Tina Talisa mengawal penyaluran solar bersubsidi di Cilacap agar berjalan sesuai kebutuhan nelayan.

“Bu Tina, tolong pastikan, distribusi solar subsidi di daerah Cilacap lancar, tidak terlambat dan kuotanya sesuai dengan kebutuhan lapangan. Pastikan juga tidak ada oknum yang bermain dilapangan, agar kuota bagi nelayan yang berhak bisa sampai tepat sasaran,” pintanya.

Gibra turut menyoroti kendala administrasi yang masih dihadapi sebagian nelayan dalam memperoleh surat rekomendasi pembelian solar bersubsidi. Nelayan dengan ukuran kapal di bawah 30 gross tonnage (GT) yang belum memiliki surat rekomendasi diminta segera mendatangi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat. 

“Pak Seswapres (Plt. Sekretaris Wapres), tolong minta daftar nama nelayan yang belum dapat surat rekomendasi, kita teruskan ke BPH Migas dan KKP agar kepengurusan bisa segera diselesaikan. Untuk pengerukan dan pembangunan talud kita koordinasikan ke Kementerian PU,” imbau Wapres.

Selain memastikan tindak lanjut melalui koordinasi antarlembaga, Wapres juga membuka ruang komunikasi agar aspirasi nelayan dapat terus dipantau setelah kunjungan berlangsung. Ia meminta perwakilan nelayan mencatat nomor kontak pejabat pendamping untuk mengetahui perkembangan penanganan berbagai persoalan yang disampaikan.

Dalam dialog tersebut, aspirasi mengenai ketersediaan solar juga disampaikan langsung oleh nelayan. Agustin mengapresiasi kebijakan penyediaan solar khusus bagi kapal nelayan berukuran GT 31–200 yang dinilainya membantu kelancaran aktivitas melaut.

“Saya pertama-tama, saya sangat mengucapkan terima kasih atas kebijakan dari Pak Presiden dan Pak Wakil Presiden terealisasi solar khusus nelayan untuk GT31-200. Ini belum pernah terjadi, ini betul-betul sungguh luar biasa. Jadi buat kapal yang GT31-200 sampai sekarang bisa melaut dengan lancar,” ungkap Agustin.

Sementara itu, nelayan lainnya, Temu, menyampaikan bahwa keterbatasan solar bersubsidi masih menjadi kendala bagi kapal berukuran 30 GT ke bawah. Ia berharap persoalan tersebut dapat segera ditangani agar nelayan dapat menjalankan aktivitas melaut dengan lebih lancar.

“Cilacap selalu kekurangan BBM subsidi solar untuk kapal 30 GT ke bawah, Pak. Saya mohon barangkali nanti Bapak Wakil Presiden, ini yang sangat ditunggu-tunggu sekali oleh rakyat yang ada di Kabupaten Dilacap, supaya ini bisa terealisasi dan memberikan keamanan, kenyamanan untuk nelayan dan para nelayan bisa melaut dengan baik,” papar Temu.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wapres menegaskan bahwa kendala yang dihadapi nelayan perlu ditelusuri agar langkah penyelesaiannya dapat segera ditentukan. Ia memastikan kehadirannya di Cilacap menjadi kesempatan untuk mendengar langsung persoalan masyarakat sekaligus mendorong penyelesaian atas kendala yang mereka hadapi.

“Coba nanti kami cek ya, kekurangan syarat-syaratnya apa. Kami hadir di sini untuk menyelesaikan permasalahan nelayan yang ada di sini,” ujar Wapres.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya