Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Energi

Harga Minyak Dunia Turun Usai Sentuh Level Tertinggi

SENIN, 26 OKTOBER 2026 | 12:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia terkoreksi pada perdagangan Senin, 26 Oktober 2026, di dorong meredanya konflik Amerika Serikat dan Iran.

Dikuti dari Reuters, harga minyak mentah Brent turun 2,21 Dolar AS atau 1,89 persen menjadi 114,51 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah 2,23 Dolar AS atau 2,16 persen menjadi 101,04 Dolar AS per barel.

Penurunan ini terjadi setelah harga minyak melonjak pada Jumat pekan lalu. Brent mencatat kenaikan sekitar 6 persen sepanjang pekan, sedangkan WTI naik 2,3 persen. Kenaikan tersebut dipicu kekhawatiran gangguan pasokan setelah kelompok Houthi yang didukung Iran mengaku menyerang bandara dan fasilitas minyak di Arab Saudi.


Harapan meredanya konflik muncul setelah mediator dari Qatar berangkat ke Teheran pada Minggu untuk membantu meredakan ketegangan regional melalui koordinasi dengan Amerika Serikat. Namun, Arab Saudi menyatakan telah mencegat sejumlah rudal dan drone, menandakan ancaman keamanan di kawasan tersebut belum sepenuhnya mereda.

Gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb akibat perang AS-Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari juga masih menjadi perhatian. Analis Phillip Nova, Priyanka Sachdeva, menilai penurunan harga saat ini lebih mencerminkan penyesuaian posisi investor dan pengelolaan risiko, bukan perbaikan nyata terhadap kondisi pasokan minyak.

Di tengah ketidakpastian tersebut, perusahaan minyak Arab Saudi, Saudi Aramco, berencana mulai menyimpan minyak mentah di Singapura pada paruh kedua 2027 untuk memperkuat keamanan pasokan di Asia. Sementara itu, Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA), Fatih Birol, memperingatkan pasar energi pada 2027 belum tentu kembali ke kondisi sebelum perang Iran.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya