Berita

Ilustrasi

Bursa

Jaga Nilai Perusahaan, PTBA Buka Opsi Buyback Saham

SENIN, 26 OKTOBER 2026 | 11:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) tengah mengkaji sejumlah strategi korporasi untuk menjaga nilai perusahaan di tengah dinamika pasar saham domestik dan global. Salah satu opsi yang dipertimbangkan emiten batu bara milik negara tersebut adalah pembelian kembali saham atau buyback.

Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, mengatakan kajian dilakukan untuk memastikan perseroan dapat merespons perubahan kondisi pasar secara tepat, sekaligus menjaga nilai perusahaan dan memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham.

"Kami memahami pentingnya merespons dinamika pasar secara bijak. Saat ini, Manajemen PTBA tengah melakukan kajian mendalam atas berbagai opsi strategis, termasuk potensi buyback saham, untuk memastikan setiap keputusan yang diambil senantiasa berlandaskan pada prinsip kehati-hatian yang terukur, tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), serta kerangka regulasi yang berlaku," ujar Eko dalam keterangan tertulis, Kamis, 22 Oktober 2026.


Meski demikian, rencana buyback tersebut masih dalam tahap kajian. Manajemen akan menyampaikan keputusan final secara resmi sesuai dengan ketentuan pasar modal yang berlaku.

Pertimbangan aksi korporasi ini sejalan dengan perbaikan kinerja keuangan PTBA pada semester I 2026. Perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp22,03 triliun, tumbuh 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba bersih PTBA bahkan melonjak 218 persen secara tahunan menjadi Rp2,65 triliun. Peningkatan tersebut didukung pemulihan operasional pada kuartal II, penguatan penjualan ekspor, serta perbaikan harga jual rata-rata batu bara.

Dari sisi operasional, PTBA memproduksi 19,45 juta ton batu bara sepanjang enam bulan pertama 2026. Sementara itu, volume penjualan mencapai 21,10 juta ton.

Penjualan ekspor berkontribusi sebesar 10,33 juta ton, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun penjualan domestik mencapai 10,77 juta ton atau sekitar 51 persen dari total penjualan perseroan.

PTBA menegaskan pemenuhan kebutuhan batu bara dalam negeri tetap menjadi prioritas untuk mendukung ketahanan energi nasional.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya