Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri. (Foto: Kemnaker)
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri. (Foto: Kemnaker)
Modus penipuan tersebut umumnya memanfaatkan tautan palsu yang meminta korban mengisi data pribadi, termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK), dengan iming-iming pencairan bantuan.
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri, menegaskan pekerja tidak boleh mudah percaya terhadap informasi yang sumbernya tidak dapat dipastikan.
Populer
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02
Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19
Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30
Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28
Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21
UPDATE
Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28
Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13
Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57
Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44
Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30
Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19
Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15
Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58
Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57
Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53