Berita

Ketua Komisi XI DPR RI, Muhammad Misbakhun. (Foto: RMOL)

Mikro

Pembiayaan UMKM hingga KUR Bakal Dikonsolidasikan Lewat DNKK

MINGGU, 25 OKTOBER 2026 | 14:07 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga sektor ultra mikro yang selama ini berjalan terpisah-pisah perlu dikonsolidasikan melalui Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK).

Ketua Komisi XI DPR RI, Muhammad Misbakhun, mengatakan pembentukan DNKK diharapkan mampu mengintegrasikan berbagai skema pembiayaan, mulai dari financial technology (fintech), peer-to-peer lending, hingga kredit usaha rakyat (KUR).

"Selama ini kan terpisah-pisah, sehingga dewan itu diharapkan mulai dari fintech, kemudian UMKM-nya, kemudian dari pembiayaan peer-to-peer lending-nya, kemudian ultra mikro, mikro, KUR, sampai yang pembiayaan yang independen, inisiatif masyarakat itu bisa dikonsolidasikan," kata Misbakhun di DPP Partai Golkar, Minggu, 25 Oktober 2026.


Menurutnya, pembentukan dewan tersebut membutuhkan arahan Presiden Prabowo Subianto agar koordinasi antarlembaga dan sektor pembiayaan dapat berjalan lebih kuat.

"Ini akan menjadi sebuah upaya untuk lebih menguatkan sinergi di antara para stakeholders," ujarnya.

Misbakhun menjelaskan, konsolidasi tersebut juga mencakup berbagai lembaga dan program pembiayaan, seperti BPR, PNM, Pusat Investasi Pemerintah (PIP) di Kementerian Keuangan, Pegadaian, hingga perbankan penyalur KUR, termasuk BRI, bank-bank Himbara, dan BSI.

Komisi XI DPR, kata dia, akan turut memberikan perhatian terhadap integrasi pembiayaan tersebut karena UMKM merupakan salah satu sektor penting yang perlu diperkuat melalui akses pendanaan.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya resmi membentuk DNKK pada Kamis, 22 Oktober 2026, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Dewan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai ketua harian.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya