Berita

Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) . (Foto: istimewa)

Mikro

Kampung Nelayan Merah Putih Suprau Perkuat Rantai Usaha Perikanan

MINGGU, 25 OKTOBER 2026 | 13:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mencatat perdagangan 719 ton ikan senilai Rp18,77 miliar dari 65 lokasi uji coba sejak Juni 2026. 

Capaian ini menjadi referensi pengembangan kawasan perikanan Suprau, Kota Sorong, Papua Barat Daya, melalui sistem klaster yang menghubungkan produksi, penyimpanan, pengolahan, dan pemasaran hasil laut.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat hasil perikanan dari KNMP tahap I telah dipasarkan ke sejumlah daerah, seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Kendari, dan Ternate. Produk dari KNMP Margasari, Lampung, bahkan dilaporkan menembus pasar China.


Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, KNMP dirancang untuk memperkuat ekosistem usaha perikanan dari hulu hingga hilir.

“KNMP memang dibangun untuk menghidupkan ekosistem perikanan dari hulu sampai hilir,” kata Trenggono dikutip ulang Minggu, 35 Oktober 2026.

Di Sorong, pengembangan KNMP direncanakan menghubungkan Pulau Raam, Suprau, Boswesen, dan Doom Barat. Fasilitas yang direncanakan meliputi tambatan perahu, pabrik es, gudang beku (cold storage), tempat pelelangan ikan, balai pelatihan nelayan, dan SPBUN.

Kawasan Suprau memiliki potensi ekonomi berbasis perikanan. Laporan RRI pada Januari 2024 mencatat seorang pengepul setempat menampung sekitar 300 kilogram lobster per minggu, dengan permintaan dari Jakarta dan Bali. Angka tersebut merupakan data historis dan belum menggambarkan volume perdagangan terkini.

Ketersediaan fasilitas rantai dingin dan akses distribusi diharapkan membantu menjaga mutu hasil tangkapan serta memperluas akses nelayan ke pasar. Namun, manfaatnya bergantung pada kesiapan pengelola, biaya operasional, ketersediaan pasokan, dan kemitraan dengan pembeli.

Karena itu, keberhasilan KNMP Suprau tidak cukup diukur dari pembangunan infrastruktur. Program ini perlu mampu mengoperasikan fasilitas secara berkelanjutan, menciptakan peluang kerja, memperluas pemasaran, dan memberikan manfaat ekonomi yang terukur bagi masyarakat pesisir.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya