Berita

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat kabinet. (Foto: RMOL)

Politik

Publik Menunggu Prabowo Kembali Reshuffle Kabinet

MINGGU, 25 OKTOBER 2026 | 12:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dorongan perombakan kabinet menguat dalam evaluasi publik terhadap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebanyak 45 persen responden setuju dilakukan reshuffle kabinet.

Direktur Eksekutif FIXPOLL Indonesia, Mohammad Anas RA, mengatakan angka tersebut menunjukkan adanya evaluasi masyarakat terhadap kinerja pemerintahan selama dua tahun terakhir.

"Masyarakat memberikan evaluasi terhadap penyeleanggraan pemerintahan dalam dua tahun terakhir, ada 45 persen setuju dilakukan perombakan kabinet, kecemasan publik saat ini menitikberatkan agar presiden Prabowo melakukan reshuffle terhadap Menteri yang berkinerja buruk," ujarnya, Minggu, 25 Oktober 2026.


Menurut Anas, dorongan reshuffle tersebut berkaitan dengan harapan masyarakat agar Presiden mengevaluasi menteri yang dinilai berkinerja buruk.

Adapun tingkat kepuasan publik terhadap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masih dapat dirasakan. Tetapi masyarakat mulai menunjukkan kecemasan terhadap kondisi ekonomi dan kinerja pemerintahan.

Berdasarkan hasil survei yang beredar dari sejumlah Lembaga survei, sebanyak 58 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kondisi ekonomi, sementara 47 persen tidak puas terhadap penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

"Ketidakpuasan publik terhadap sektor ekonomi dipicu kondisi ekonomi keluarga, harga sembako mahal, susah mencari lapangan pekerjaan dan biaya berobat mahal," katanya.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya