Berita

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat kabinet. (Foto: RMOL)

Politik

Kegagalan Menteri Bisa Turunkan Kepercayaan Publik ke Prabowo

MINGGU, 25 OKTOBER 2026 | 11:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kepercayaan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto berpotensi menurun jika jajaran menteri dan pimpinan lembaga negara gagal menunjukkan kinerja yang mampu menjawab persoalan masyarakat.

Direktur Eksekutif FIXPOLL Indonesia, Mohammad Anas RA, menilai kinerja pemerintah perlu dievaluasi, terutama dalam tata kelola pemerintahan, penyaluran bantuan agar tepat sasaran, serta perbaikan ekonomi keluarga.

"Kepercayaan publik terhadap presiden Prabowo Subainto akan menurun jika Menteri dan pimpinan Lembaga tinggi negara tidak memberikan performa kinerja yang baik Mulai tata Kelola, bantuan tepat sasaran dan dampak perbaikan ekonomi keluarga," ucapnya, Minggu, 25 Oktober 2026.


Anas mengatakan pemerintah perlu merespons evaluasi publik dengan memperkuat kebijakan ekonomi dan memastikan manfaat pertumbuhan dapat dirasakan masyarakat secara luas.

Menurutnya, pemerintah juga perlu meningkatkan kualitas belanja negara untuk mendukung pertumbuhan ekonomi jangka menengah yang inklusif.

"Memastikan stabilitas makro-mikro agar distribusi manfaat dari pertumbuhan ekonomi dan hilirisasi sepenuhnya dirasakan ditingkat daerah dan mengantisipasi resiko eksternal seperti konflik global yang dapat mengganggu rantai pasok kebutuhan energi, fluktuasi nilai tukar rupiah untuk mewaspadai pengelolaan utang negara," pungkasnya. `



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya