Berita

Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA. (Foto: Dok Pribadi)

Politik

Publik Mulai Cemaskan Kondisi Ekonomi

MINGGU, 25 OKTOBER 2026 | 07:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tingkat kepuasan publik terhadap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka disorot Pengamat politik dan kebijakan publik Mohammad Anas RA.

Menurut Direktur Eksekutif FIXPOLL Indonesia itu, kepercayaan terhadap Presiden Prabowo masih ada, tetapi masyarakat mulai menunjukkan kecemasan terhadap kondisi ekonomi dan kinerja pemerintahan.

Anas menyoroti dua sektor krusial, yakni ekonomi serta penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. 


Berdasarkan hasil survei yang beredar dari sejumlah Lembaga survei, sebanyak 58 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kondisi ekonomi, sementara 47 persen tidak puas terhadap penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

"Ketidakpuasan publik terhadap sektor ekonomi dipicu kondisi ekonomi keluarga, harga sembako mahal, susah mencari lapangan pekerjaan dan biaya berobat mahal," katanya, Minggu, 25 Oktober 2026.

Adapun ketidakpuasan publik terhadap pemberantasan korupsi juga menjadi perhatian. Menurut dia, ekspose penyitaan uang dalam jumlah besar dari aktivitas ilegal belum otomatis membuat masyarakat merasa puas jika tidak diikuti dengan informasi mengenai pelaku dan sanksi hukum.

"Saya berpendapat bahwa publik berharap saat ekspose uang triliuan hasil sitaan negara maka oknum pelaku kejahatan dari koorporasi juga ditampilkan dihadapan publik dan Masyarakat mendapatkan informasi sanksi hukuman yang diberikan," tandas Anas.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya