Berita

Senior Executive Vice President (SEVP) Funding and Transaction BSI, Ida Triana Widowati. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Finansial

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

SABTU, 24 OKTOBER 2026 | 21:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Syariah Indonesia (BSI) menghimpun dana Tabungan Haji hampir Rp18 triliun dari sekitar 8,2 juta nasabah.

Senior Executive Vice President (SEVP) Funding and Transaction BSI, Ida Triana Widowati, mengatakan perseroan terus mendorong pertumbuhan jumlah nasabah dan penghimpunan dana Tabungan Haji melalui berbagai program yang memudahkan masyarakat merencanakan ibadah ke Tanah Suci.

“Alhamdulillah, tabungan haji sekarang sudah masuk nominal hampir Rp18 triliun dengan 8,2 juta nasabah untuk Tabungan Haji,” kata Ida usai peluncuran Program Indonesia Berhaji dalam BSI International Expo 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Sabtu, 24 Oktober 2026.


Ida mengatakan, BSI menargetkan jumlah nasabah Tabungan Haji mencapai 8,5 juta. Dengan jumlah saat ini sekitar 8,2 juta nasabah, perseroan masih perlu menambah sekitar 300 ribu nasabah untuk mencapai target tersebut.

Ia menjelaskan, secara keseluruhan jumlah nasabah telah tumbuh sekitar 1,3 juta, sedangkan dana Tabungan Haji meningkat sekitar Rp2 triliun.

“Kalau harapan kita targetnya semakin banyak semakin bagus, karena ini berdampak juga terhadap kinerja Bank Syariah Indonesia, terutama dengan pertumbuhan tabungan,” ujarnya.

Menurut Ida, nasabah Tabungan Haji saat ini masih didominasi kelompok usia 40-60 tahun. Namun, pertumbuhan nasabah dari kalangan anak muda, khususnya Generasi Z, juga ikut menunjukkan perkembangan positif.

Ia menyebut persentase pertumbuhan Tabungan Haji dari kalangan Gen Z mencapai 20-30 persen. Kondisi ini menunjukkan semakin besarnya minat generasi muda untuk mempersiapkan dana ibadah haji sejak dini.

“Bagusnya, pertumbuhan dana haji kita untuk tabungan anak muda juga meningkat. Persentasenya 20-30 persen yang Gen Z-nya,” tandasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya