Berita

Ilustrasi

Bursa

DCII Terkoreksi 1,08 Persen, Siapa Saja Penguasa Sahamnya?

SABTU, 24 OKTOBER 2026 | 14:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) ditutup melemah pada perdagangan Jumat, 23 Oktober 2026. Harga saham emiten pengelola pusat data tersebut berakhir di level Rp181.000, turun 1,08 persen dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di Rp182.975.

Pantauan RMOL berdasarkan data historis perdagangan, saham DCII dibuka pada Rp182.875, sempat menyentuh level tertinggi Rp182.875 dan terendah Rp180.800 sebelum ditutup pada Rp181.000. Volume perdagangan tercatat sekitar 1.200 saham.

Pelemahan tersebut terjadi di tengah struktur kepemilikan DCII yang terkonsentrasi pada empat pengusaha besar. Otto Toto Sugiri, Marina Budiman, Han Arming Hanafia, dan Anthoni Salim secara bersama-sama menguasai sekitar 77,64 persen saham perseroan.


Mengacu pada laporan registrasi pemegang efek per 28 Februari 2026, Otto Toto Sugiri menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 712.784.905 saham atau 29,90 persen. Otto juga menjabat sebagai Direktur Utama DCII.

Di urutan berikutnya terdapat Marina Budiman yang memegang 536.505.149 saham atau 22,51 persen. Marina menjabat sebagai Komisaris perseroan.

Sementara itu, Han Arming Hanafia menguasai 336.352.227 saham atau 14,11 persen. Adapun Anthoni Salim, pengusaha yang memimpin Grup Salim, memiliki 265.033.461 saham atau 11,12 persen.

Jika dijumlahkan, keempatnya menggenggam sekitar 1,85 miliar saham dari total 2,38 miliar saham DCII. Porsi tersebut menunjukkan bahwa mayoritas saham perseroan berada di tangan empat pemegang saham utama.

Sebaliknya, saham yang tercatat sebagai free float atau saham publik yang memenuhi kriteria untuk diperdagangkan di bursa mencapai 442.168.200 saham, setara 18,55 persen dari total saham. Berdasarkan laporan yang dirujuk, porsi tersebut tidak mengalami perubahan.

Konsentrasi kepemilikan ini menjadi konteks penting dalam membaca pergerakan saham DCII. Dengan mayoritas saham dikuasai pemegang saham utama, porsi saham yang tersedia untuk diperdagangkan relatif lebih terbatas dibandingkan total saham perseroan.

Kondisi tersebut tidak serta-merta menjelaskan penyebab penurunan harga pada Jumat. Namun, investor dapat mencermati pergerakan harga bersama volume transaksi, likuiditas saham, perkembangan bisnis pusat data, serta perubahan komposisi pemegang saham untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai DCII. 


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya