Berita

Daerah di Jawa Tengah Waspada Kekeringan (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

20 Daerah di Jawa Tengah Waspada Kekeringan pada Oktober 2026

SABTU, 24 OKTOBER 2026 | 09:43 WIB | OLEH: TIFANI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan 20 kabupaten/kota di Jawa Tengah (Jateng) berstatus waspada kekeringan meteorologis pada dasarian ketiga Oktober 2026. Kondisi ini terjadi di tengah rendahnya curah hujan dan meluasnya periode hari tanpa hujan (HTH) di sejumlah wilayah.

Meski demikian, BMKG mencatat tidak ada lagi kabupaten/kota di Jawa Tengah yang berstatus siaga maupun awas kekeringan meteorologis pada periode tersebut. Masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan kondisi cuaca, terutama di daerah yang mengalami hari tanpa hujan berkepanjangan.

Berdasarkan analisis BMKG, curah hujan di seluruh wilayah Jawa Tengah pada dasarian kedua Oktober 2026, yakni 11-20 Oktober, berada dalam kategori rendah sebesar 0-50 milimeter per dasarian. Kondisi tersebut menunjukkan minimnya hujan yang berpotensi memperpanjang periode kering di sejumlah daerah.


Daftar Daerah Waspada Kekeringan di Jawa Tengah Oktober 2026

Sebanyak 20 kabupaten/kota di Jawa Tengah masuk kategori waspada kekeringan meteorologis pada dasarian ketiga Oktober 2026. Berikut daftar wilayahnya: Status waspada kekeringan meteorologis tersebut perlu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada ketersediaan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun kegiatan pertanian.

Hari Tanpa Hujan di Jawa Tengah Meluas hingga Lebih dari 60 Hari

Pemantauan BMKG terhadap hari tanpa hujan (HTH) hingga 20 Oktober 2026 menunjukkan adanya wilayah di Jawa Tengah yang mengalami periode kering ekstrem. Hari tanpa hujan lebih dari 60 hari terpantau tersebar di hampir seluruh wilayah provinsi.

Kategori HTH sangat panjang mendominasi wilayah selatan Jawa Tengah. Sementara itu, kategori panjang selama 21-30 hari terpantau di sejumlah titik wilayah timur dan Kabupaten Brebes.

Adapun kategori menengah dengan periode tanpa hujan 11-20 hari tersebar di hampir seluruh wilayah. Kategori pendek selama 6-10 hari mendominasi wilayah utara, sedangkan HTH 1-5 hari terpantau di beberapa titik wilayah tengah.

Lamanya periode tanpa hujan menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan dalam memantau perkembangan kekeringan meteorologis. Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi ketersediaan air apabila tidak diimbangi dengan peningkatan curah hujan.

Prakiraan Curah Hujan Jawa Tengah Oktober-November 2026

Meski sejumlah daerah mengalami kekeringan meteorologis, BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Tengah berpeluang mengalami curah hujan kategori menengah pada periode berikutnya. Sejumlah daerah diprakirakan berpotensi menerima curah hujan tinggi sebesar 151-200 milimeter per dasarian. 

Wilayah tersebut mencakup bagian utara Kabupaten Banyumas dan Purbalingga serta bagian selatan Kabupaten Batang. Pada dasarian ketiga November 2026, yakni 21-30 November, peluang curah hujan tinggi sebesar 151-300 milimeter per dasarian diprakirakan meluas ke sebagian besar wilayah Purbalingga, Banjarnegara, dan bagian utara Banyumas, serta sejumlah wilayah lainnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya