Berita

Pengurus PBESI (Foto: RMOL/Reni Erina)

Olahraga

PBESI Buka Jalan Talenta Esports Daerah ke Panggung Nasional

SABTU, 24 OKTOBER 2026 | 09:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengembangan ekosistem esports Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kompetisi, tetapi juga membutuhkan jalur pembinaan yang membuka kesempatan bagi talenta dari berbagai daerah untuk berkembang. 

Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) mendorong upaya tersebut melalui Piala Panglima TNI Esports Championship 2026.

Kompetisi yang mempertandingkan gim PUBG Mobile ini mempertemukan 16 tim yang mewakili komando daerah militer (Kodam) dari berbagai wilayah Indonesia. Babak final berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Jumat malam, 23 Oktober 2026.


Ketua Umum PBESI M. Herindra mengatakan, pengembangan esports perlu diarahkan tidak hanya pada pencapaian kompetitif, tetapi juga pada keberlanjutan pembinaan atlet dan lahirnya talenta-talenta baru.

"PBESI juga terus mendorong lahirnya wajah-wajah baru dalam ekosistem esports Indonesia yang merepresentasikan generasi muda yang dinamis, modern, dan penuh warna. Mereka bukan hanya atlet dan pelaku esports, tetapi juga dapat menjadi representasi prestasi Indonesia di panggung dunia," ujar Herindra.

Ia menegaskan, Indonesia perlu mengambil peran lebih besar dalam perkembangan esports global, bukan sekadar menjadi penonton.

"Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia bukan sekadar penonton dalam perkembangan esports global, melainkan mampu mengambil peran sebagai salah satu kekuatan yang diperhitungkan di dunia," katanya.

Salah satu upaya memperluas kesempatan tersebut dilakukan melalui sistem kompetisi berjenjang. Rangkaian turnamen dimulai dari kualifikasi di masing-masing Kodam, kemudian berlanjut ke kualifikasi tingkat nasional hingga babak final di Jakarta.

Bendahara Umum PBESI sekaligus Ketua Panitia Piala Panglima TNI Esports Championship 2026, Rob Clinton Kardinal, mengatakan mekanisme tersebut dirancang agar talenta esports dari berbagai daerah memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan mereka.

Menurut Rob, kompetisi ini juga menjadi sarana mendekatkan institusi negara dengan komunitas esports dan generasi muda.

"Kita sudah melihat melalui Piala Kapolri Esports bagaimana Polri dapat hadir dan berinteraksi langsung dengan komunitas serta talenta-talenta muda esports. Hari ini, semangat yang sama kita lanjutkan melalui Piala Panglima TNI Esports Championship 2026. Ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri dapat hadir di ruang yang dekat dengan generasi muda, tanpa sekat," ujar Rob.

Ia berharap kompetisi tersebut tidak berhenti sebagai ajang perebutan gelar, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

"Esports kini telah menjadi bagian dari kehidupan anak muda Indonesia, sehingga kami berharap kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang untuk berprestasi, tetapi juga menunjukkan komitmen negara dalam mendampingi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi di kancah nasional maupun internasional," katanya.

Dalam babak final, tim Kodam XVII Cenderawasih berhasil keluar sebagai juara, disusul Kodam V Brawijaya di posisi kedua dan Kodam II Sriwijaya di peringkat ketiga. Salah satu pemain Kodam II Sriwijaya dengan nama pengguna 'Bejo' juga meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP).

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang hadir dalam final mengapresiasi para peserta dan penyelenggara kompetisi tersebut.

"Selamat kepada pemenang, saya rasa semua pemenang, cuma urutannya yang berbeda. Terimakasih kepada para penyelenggara yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik," ujarnya. 

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 mengusung tema Rise as One dan diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT TNI. Melalui kompetisi ini, pengembangan esports diharapkan semakin menjangkau talenta daerah sekaligus menumbuhkan sportivitas, persatuan, dan peluang berprestasi di panggung yang lebih luas.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya