Berita

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud dan Menteri Agama Naruddin Umar dalam Istighotsah Kebangsaan Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Kedoya, Jakarta Barat (Foto: Istimewa)

Politik

MUI Ajak Santri Sampaikan Kritik Konstruktif, Ingatkan Tiga Pilar Pengabdian

SABTU, 24 OKTOBER 2026 | 08:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Santri tidak hanya memiliki tanggung jawab menjaga agama dan tradisi keilmuan, tetapi juga berperan aktif mengawal pembangunan serta menjaga keutuhan bangsa. 

Karena itu, santri didorong menyampaikan kritik dan masukan kepada pemerintah secara bijak, objektif, dan konstruktif.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud dalam Istighotsah Kebangsaan Hari Santri Nasional 2026 bertema “Bersatu dalam Doa, Bersinergi Menjaga Negeri” di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Kedoya, Jakarta Barat, baru-baru ini. 


Kiai Marsudi mengapresiasi program pembangunan yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia berharap program yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat dapat diteruskan.

"Malam hari ini saya mengapresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto beserta Gibran yang telah melaksanakan program-program pembangunannya. Mudah-mudahan apa yang sudah bisa diterima masyarakat, kita bersyukur alhamdulillah dan terus dilanjutkan," ujar Kiai Marsudi, dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 24 Oktober 2026.

Meski mengapresiasi capaian pemerintah, ia mengingatkan bahwa pembangunan tetap membutuhkan pengawasan dan perbaikan. Menurutnya, santri dan masyarakat tidak perlu ragu menyampaikan hal-hal yang dinilai masih kurang, selama dilakukan dengan niat memperbaiki keadaan.

"Yang masih belum bisa diterima karena ada kurang ini atau kurang itu, mestinya begini atau begitu, ayo bareng-bareng kita sampaikan. Masih ada yang kurang, oh ini perlu diperbaiki, oh ini masih harus dijalankan terus. Kita sampaikan kritik-kritiknya, tapi jangan kritik yang merusak. Itu semua adalah demi membangun," tegasnya.

Ia menilai, kritik yang disampaikan secara tepat merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk memastikan pembangunan berjalan demi kepentingan masyarakat. Sikap tersebut juga sejalan dengan amanah santri untuk menjaga dan membela tanah air.

Kiai Marsudi mengingatkan prinsip hubbul wathan minal iman (cinta tanah air merupakan bagian dari iman) dan wad-difafu anil wathoni fardhu ain (membela tanah air merupakan kewajiban individual). Menurutnya, Indonesia tidak lahir begitu saja, melainkan melalui perjuangan panjang para ulama dan santri terdahulu.

Karena itu, menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak cukup dilakukan dengan mengenang sejarah. Santri juga perlu mengambil bagian dalam kehidupan berbangsa, termasuk mengawal kebijakan dan pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Lebih lanjut, Kiai Marsudi mengingatkan tiga pilar utama tugas santri sebagaimana pesan pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari. Ketiganya adalah menjaga agama, menjaga guru beserta sanad keilmuan, serta menjaga negara dan bangsa.

Ia menekankan, ketiga tanggung jawab tersebut saling berkaitan. Menjaga agama berarti merawat nilai-nilai keislaman, sedangkan menjaga guru dan sanad keilmuan berarti mempertahankan kesinambungan ilmu serta tradisi keilmuan pesantren. Sementara itu, menjaga negara merupakan wujud pengabdian santri dalam merawat persatuan dan membangun kehidupan masyarakat.

"Membangun bangsa adalah suatu keharusan, baik membangun dari segi fisik dan infrastruktur maupun membangun kemaslahatan warganya, seperti yang dilakukan pesantren lewat pendidikan dan MUI lewat perekat persatuan," tambahnya.

Istighotsah Kebangsaan Hari Santri Nasional 2026 diselenggarakan melalui kerja sama Kementerian Agama RI dan Komisi Pesantren MUI. Acara tersebut dihadiri Menteri Agama KH Nasaruddin Umar, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, serta sejumlah pejabat dan tokoh organisasi keagamaan. 

Dalam kesempatan yang sama, panitia juga meluncurkan Program Pesantren Aman (Himayatuth Thullab bil Ma'ahid al-Islamiyyah). Peluncuran dilakukan KH Choirul Sholeh Rasyid selaku Ketua Panitia Istighotsah Kebangsaan Hari Santri MUI sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Pesantren, dilanjutkan dengan tabuh hadrah oleh para tokoh yang hadir.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya