Berita

Darwis Ismail (keempat dari kiri) usai terplih menjadi Ketum ISKINDO di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat malam, 23 Oktober 2026. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

SABTU, 24 OKTOBER 2026 | 03:46 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Darwis Ismail terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO) periode 2026-2031. Pemilihan itu berlangsung dalam Kongres IV ISKINDO yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat malam, 23 Oktober 2026. 

Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum untuk melanjutkan konsolidasi organisasi sekaligus memperluas kontribusi sarjana kelautan bagi pembangunan maritim Indonesia.

Dalam penghitungan suara yang tercatat pada papan hasil voting, Darwis memperoleh 15 suara, unggul atas Hendra Yusran Siry yang meraih 6 suara. Terdapat satu suara tidak sah, sehingga jumlah suara yang tercatat dalam penghitungan tersebut sebanyak 22 suara.


Kongres IV ISKINDO turut dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Forum ini juga menjadi ajang konsolidasi keluarga besar ISKINDO yang diikuti 27 perwakilan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dari berbagai daerah di Indonesia, baik secara daring maupun luring.

Terpilihnya Darwis menandai babak baru perjalanan organisasi profesi sarjana kelautan tersebut. Dalam sambutannya, ia berjanji untuk mengajak semua unsur, beragam latar belakang, dan asal alumni Kelautan untuk bersama membesarkan organisasi.

Pergantian kepemimpinan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk menyampaikan apresiasi kepada M. Riza Damanik, yang memimpin ISKINDO pada periode 2021-2026. Selama masa kepemimpinannya, konsolidasi organisasi dan penguatan jejaring sarjana kelautan menjadi bagian penting dari perjalanan ISKINDO.

“ISKINDO merupakan modal besar yang perlu dihubungkan dengan kebutuhan pembangunan dan pengelolaan laut Indonesia,” kata Darwis.

Dalam sambutan pembukaan kongres, Riza juga mengingatkan bahwa tantangan utama bukan sekadar besarnya potensi laut Indonesia, melainkan kemampuan bangsa menyiapkan sumber daya manusia profesional untuk mengubah potensi tersebut menjadi kekuatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Pesan tersebut relevan sebagai landasan bagi kepemimpinan baru. ISKINDO membutuhkan kesinambungan program, perluasan jejaring kerja, dan ruang kontribusi yang semakin nyata bagi anggotanya, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, tekanan terhadap ekosistem laut, pengembangan ekonomi pesisir, serta kebutuhan lapangan kerja bagi lulusan kelautan.

Estafet kepemimpinan yang kini beralih kepada Darwis Ismail diharapkan menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan dan meneruskan kerja organisasi dengan semangat kolaborasi.

Darwis Ismail merupakan alumni Ilmu dan Teknologi Kelautan Universitas Hasanuddin angkatan 1992.

Perjalanan profesionalnya memperlihatkan salah satu jalur pengabdian sarjana kelautan: mengembangkan usaha, membangun jejaring, membuka kesempatan kerja, dan mendukung kegiatan yang berhubungan dengan sektor kelautan serta perikanan.

Ia juga mengembangkan usaha budidaya udang serta membangun jejaring profesional di Jakarta. Pengalaman tersebut mempertemukan latar belakang keilmuan kelautan dengan praktik kewirausahaan dan pengembangan ekonomi.

Perjalanan organisasinya juga cukup panjang. Sebelum terpilih memimpin ISKINDO, Darwis pernah menjadi Ketua Umum Ikatan Sarjana Kelautan Universitas Hasanuddin (ISLA Unhas), Bendahara Umum ISKINDO periode 2016-2018, Sekretaris Dewan Pakar periode 2018-2020, serta Wakil Ketua Umum ISKINDO periode 2021-2026.

Rekam jejak ini memberinya pengalaman dalam mengelola organisasi alumni dan membangun hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan. Salah satu aspek yang menonjol dalam perjalanan Darwis adalah perhatiannya terhadap jejaring alumni.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya