Berita

[00.06, 24/10/2026] Fifi RMOL: PT Timah Tbk. (Foto: RMOL/Reni Erina)

Industri

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

SABTU, 24 OKTOBER 2026 | 00:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT TIMAH (Persero) Tbk (TINS) tengah mengkaji opsi pembelian kembali saham (buyback) sebagai salah satu strategi korporasi untuk merespons dinamika pasar modal. 

Sekretaris Perusahaan PT TIMAH, Ruddy Nursalam mengatakan, perseroan terus mencermati perkembangan industri pertambangan timah dan dinamika pasar modal dalam menjalankan strategi bisnis.

"Kami senantiasa mencermati perkembangan industri pertambangan timah dan dinamika pasar modal dalam menjalankan strategi bisnis Perseroan. Setiap opsi strategis perlu mempertimbangkan kebutuhan operasional, rencana pengembangan usaha, kondisi keuangan Perseroan secara menyeluruh, serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku," kata Ruddy dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2026.


Menurutnya, setiap keputusan korporasi harus tetap sejalan dengan prioritas bisnis, kepentingan nasional, serta prinsip kehati-hatian.

Ruddy menjelaskan, kegiatan usaha PT TIMAH dipengaruhi oleh pergerakan harga timah global, kondisi pasokan dan permintaan, serta perkembangan industri pertambangan.

Di tengah dinamika tersebut, perseroan berfokus memperkuat fundamental bisnis melalui pembenahan dan penegakan tata kelola pertimahan nasional, optimalisasi produksi, penetrasi pemasaran, serta efisiensi keuangan secara konsisten.

Terkait opsi buyback, perseroan kata Ruddy masih mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari kondisi keuangan, kecukupan permodalan, kebutuhan pendanaan untuk pengembangan usaha, hingga ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan demikian, besaran dana, target harga pembelian, maupun waktu pelaksanaan pembelian kembali saham tersebut belum ditetapkan dan masih dalam tahap kajian.

PT TIMAH menegaskan komitmennya untuk mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel dalam mempertimbangkan setiap alternatif strategi korporasi.

Perkembangan maupun keputusan lebih lanjut mengenai rencana buyback akan disampaikan kepada pemegang saham, publik, dan pemangku kepentingan sesuai ketentuan keterbukaan informasi di pasar modal.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya