Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno. (Foto: Istimewa)
Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) mengapresiasi sejumlah capaian pembangunan dan pelayanan publik di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno.
KAMAKSI menilai berbagai indikator ekonomi, pelayanan sosial, transportasi, dan tata kelola pemerintahan menjadi modal penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berdaya saing.
Ketua Umum DPP KAMAKSI, Joko Priyoski menyampaikan bahwa capaian pembangunan patut diapresiasi, sekaligus harus diikuti evaluasi berkelanjutan agar manfaatnya dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Apresiasi ini juga menjadi dorongan agar pemerintah terus bekerja secara konsisten, transparan, dan akuntabel, dengan mengutamakan kepentingan warga Jakarta,” kata Joko melalui keterangan tertulis, Jumat 23 Oktober 2026.
Berdasarkan data Pemprov DKI, prestasi yang ditorehkan Pramono-Rano antara lain ekonomi Jakarta tumbuh 5,21 persen sepanjang 2025, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen.
Berikutnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta mencapai 85,05 pada 2025, meningkat dari 84,15 pada 2024 dan menjadi yang tertinggi secara nasional.
Pemprov DKI Jakarta juga kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas laporan keuangan 2025.
Bukan cuma itu, persentase penduduk miskin Jakarta turun menjadi 3,96 persen pada Maret 2026, untuk pertama kalinya berada di bawah empat persen.
"Realisasi investasi Jakarta mencapai Rp173,6 triliun hingga triwulan II 2026, atau sekitar 17,2 persen dari total investasi nasional," kata Joko.
Menurut Joko, capaian tersebut mencerminkan perkembangan sejumlah indikator pembangunan, meskipun dampak dan pemerataannya tetap perlu dievaluasi secara berkala.
Joko menegaskan, pemerintah daerah tidak boleh cepat berpuas diri. Persoalan kemacetan, banjir, polusi udara, pengelolaan sampah, ketimpangan sosial, dan pemerataan kesempatan kerja masih membutuhkan penanganan serius serta terukur.
“Prestasi sejati bukan hanya dilihat dari angka dan penghargaan, tetapi dari perubahan yang dirasakan masyarakat," kata Joko.
KAMAKSI berharap sinergi Gubernur- dan Wagub DKI bersama DPRD, perangkat daerah, BUMD, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan demikian, pembangunan Jakarta dapat berjalan berkelanjutan, berkeadilan, serta benar-benar meningkatkan kualitas hidup warga.