Berita

Penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Project Badr. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

Indonesia Bareng Turki, Qatar, dan Pakistan Sepakat Perkuat Bidang Pertahanan

KAMIS, 22 OKTOBER 2026 | 16:44 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan bersama Qatar, Turki, dan Pakistan telah menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Project Badr guna memperkuat kerja sama dalam bidang industri pertahanan.

Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi, Marsekal TNI Yusuf Jauhari menandatangani MoU itu di Doha, Qatar pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan, lewat penandatanganan ini, keempat negara bisa melakukan banyak kerja sama di bidang pertahanan.


“Keempat negara menyepakati kolaborasi mencakup pilar riset dan pengembangan, alih teknologi, manufaktur alutsista, hingga peningkatan kapasitas SDM dan kedaulatan rantai pasok global (global supply chain sovereignty),” jelas Rico dalam keterangannya, Kamis, 22 Oktober 2026.

Tidak hanya itu, Rico mengatakan, keempat negara juga turut mendorong rencana investasi yang berkelanjutan serta saling menguntungkan lewat pertemuan industri pertahanan atau Defence Industry Meeting secara berkala.

Selain Marsekal Yusuf, MoU ini juga ditandatangani oleh Menteri Pertahanan Nasional Turki Yasar Guler, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Negara untuk urusan Pertahanan Qatar Sheikh Saud bin Abdulrahman bin Hasan Al Thani, dan Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Muhammad Asif.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya