Berita

Penampilan Paus Leo di hadapan umat pada Rabu, 21 Oktober 2026 pasca operasi (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube EWTN News)

Global

Kanker Paru-paru Paus Leo XIV Tak Menyebar, Dokter Pastikan Tak Perlu Terapi Lanjutan

KAMIS, 22 OKTOBER 2026 | 09:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Vatikan menyatakan Paus Leo XIV tidak memerlukan pengobatan lanjutan untuk kanker paru-paru setelah pemeriksaan memastikan penyakit tersebut tidak menyebar.

Pernyataan tersebut disampaikan sepekan setelah dokter mengangkat lobus bawah paru-paru kanan Paus untuk membuang jaringan yang terkena kanker. Pemeriksaan jaringan mengonfirmasi bahwa ia menderita adenokarsinoma, jenis kanker paru-paru yang paling umum.

Dokter pribadi Paus, Luigi Carbone, bersama ahli bedah Stefano Margaritora, mengatakan hasil pemeriksaan onkologi menunjukkan tidak ada kebutuhan untuk menjalani perawatan tambahan. 


“Pemeriksaan onkologi selanjutnya mengonfirmasi bahwa tidak diperlukan perawatan lebih lanjut,” demikian pernyataan keduanya, dikutip dari Vatican News, Kamis, 22 Oktober 2026.

Pakar kanker paru-paru dari Lombardi Comprehensive Cancer Center, Georgetown University, Stephen Liu, menilai hasil tersebut mengindikasikan kanker kemungkinan ditemukan pada stadium awal dan belum menyebar ke kelenjar getah bening. Dalam kondisi seperti itu, operasi dapat menjadi pengobatan yang efektif.

Kanker tersebut ditemukan secara tidak sengaja saat Paus menjalani pemeriksaan rutin pada bagian perut. Menurut Margaritora, Paus tidak menunjukkan gejala sebelum benjolan di paru-parunya terdeteksi.

Paus Leo dipulangkan dari Rumah Sakit Gemelli di Roma pada Sabtu, empat hari setelah operasi. Sejak itu, ia kembali tampil di hadapan umat di Vatikan dan mulai menjalani aktivitas secara bertahap. Saat menyapa umat pada Rabu, ia menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diterimanya. 

“Terima kasih atas doa-doa Anda,” kata Paus.

Paus dijadwalkan mengunjungi Uruguay, Argentina, dan Peru pada 6-17 November. Margaritora mengatakan tidak ada alasan medis yang menghalangi perjalanan tersebut, meski agendanya mencakup sejumlah penerbangan dan kunjungan ke wilayah dataran tinggi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya