Berita

Ilustrasi (RMOL//Reni Erina)

Bursa

Wall Street Bangkit Dimotori Sektor Teknologi

KAMIS, 22 OKTOBER 2026 | 08:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harapan terhadap bisnis kecerdasan buatan (AI) kembali memberi angin segar bagi Wall Street. 

Kinerja perusahaan teknologi yang melampaui ekspektasi membantu meredakan kekhawatiran investor setelah saham-saham terkait AI sempat tertekan pekan lalu.

Pada penutupan perdagangan Rabu, 21 Oktober 2026, Nasdaq Composite memimpin penguatan Wall Street dengan naik 1,05 persen  ke level 26.702,86. S&P 500 menguat 0,58 persen ke 7.757,17, sedangkan Dow Jones Industrial Average naik 0,69 persen ke 52.856,09.


Penguatan terutama ditopang saham teknologi setelah SpaceX mencatat laba pertamanya sebagai perusahaan publik dan Super Micro Computer memberikan proyeksi kinerja yang melampaui ekspektasi pasar. Saham SpaceX melonjak 7,8 persen, sementara Super Micro Computer melesat 9,6 persen setelah memperkirakan pendapatan kuartalan dan margin laba di atas perkiraan Wall Street.

Optimisme juga merambat ke perusahaan teknologi lain. Saham Dell Technologies naik 5,3 persen dan Hewlett Packard Enterprise menguat 3,7 persen. Indeks semikonduktor Philadelphia turut melonjak 2 persen, sedangkan sektor teknologi informasi dalam S&P 500 mencatat kenaikan 1,6 persen, tertinggi di antara 11 sektor utama.

Namun, penguatan Rabu tertahan oleh tekanan pada sektor layanan komunikasi. Saham AT&T anjlok 6,5 persen meski pendapatan dan labanya pada kuartal ketiga melampaui perkiraan. Saham T-Mobile US turun 2,5 persen dan Verizon Communications melemah 2,2 persen di tengah kekhawatiran persaingan di industri telekomunikasi.

Netflix juga menjadi pemberat setelah sahamnya merosot 5,3 persen akibat proyeksi laba kuartal keempat yang lebih lemah dari perkiraan. Sementara itu, saham Alphabet turun 1,6 persen dan Abbott Laboratories melemah 1,9 persen setelah memangkas proyeksi pertumbuhan penjualan 2026.

Pelaku pasar kini masih mencermati laporan keuangan perusahaan berikutnya untuk menilai apakah besarnya belanja infrastruktur AI benar-benar menghasilkan keuntungan yang sepadan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya