Berita

Ilustrasi

Bursa

Harga Emas Bangkit Saat Fokus Pasar Tertuju ke Kebijakan The Fed

KAMIS, 22 OKTOBER 2026 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia menguat dari level terendah hampir sepekan. Pergerakan ini ditopang oleh penurunan imbal hasil obligasi US Treasury, di tengah sikap pelaku pasar yang mencermati persiapan pertemuan kebijakan Federal Reserve pekan depan.

Harga emas spot naik 0,3 persen menjadi 4.137,94 Dolar AS per ons pada penuutpan perdagangan Rabu, 22 Oktober 2026 setelah sebelumnya sempat menyentuh level terendah sejak 15 Oktober.

Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Desember turut menguat 0,2 persen ke level 4.150 Dolar AS per ons.


Penurunan imbal hasil obligasi US Treasury acuan tenor 10 tahun untuk sesi kedua berturut-turut menjadi katalis positif bagi emas karena menekan biaya peluang memegang aset nirbunga.

Perhatian investor kini tertuju pada rapat kebijakan The Fed pada 27 hingga 28 Oktober serta rilis laporan indeks pengeluaran konsumsi pribadi (Personal Consumption Expenditures / PCE) Amerika Serikat pekan depan guna mencari petunjuk arah suku bunga.

Mayoritas ekonom dari survei Reuters memproyeksikan bank sentral Amerika Serikat tersebut akan menahan suku bunga pada bulan ini, namun bersiap menaikkannya menjelang akhir tahun di tengah tekanan inflasi yang masih persisten.

Di sisi lain, pergerakan sejumlah logam mulia lainnya justru berada di zona merah. Perak spot turun 0,4 persen menjadi 57,73 Dolar AS per on, platinum terkoreksi 0,9 persen ke level 1.633,65 Dolar AS per ons dan paladium merosot 0,9 persen menjadi 1.092,75 Dolar AS per ons.

Sementara itu, pasar energi terpantau bergerak relatif stabil di tengah dinamika perundingan geopolitik global serta data persediaan minyak Amerika Serikat.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya