Berita

Pengusaha Helmy Yahya dan CEO Pagi Sore, Erwin. (Foto: Istimewa)

Mikro

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

KAMIS, 22 OKTOBER 2026 | 01:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presenter dan pengusaha Helmy Yahya mendorong pemerintah belajar dari Thailand dalam membangun industri kuliner hingga dikenal luas di berbagai negara. 

Hal itu disampaikan disampaikan Helmy dalam acara Silaturahmi dan Investor Gathering “Pagi Sore Group The Next Chapter”, di Jakarta, Rabu 21 Oktober 2026.

“Kenapa Thailand bisa ada 17.000 restoran di seluruh dunia, sedangkan Indonesia baru 1.700? Karena PM Thailand saat itu, Thaksin Shinawatra, memanggil para investor, banker, Thai Airways, petani-petani, termasuk diaspora yang ada di luar negeri. Mereka diminta membantu mengembangkan Thai food dan Thai restaurant, dengan dukungan kemudahan serta keringanan pembiayaan,” kata Helmy.


Menurut Helmy, dukungan tersebut dinilai membantu pengusaha restoran Thailand mengembangkan bisnis di luar negeri. Sementara di Indonesia, Helmy melihat peran pemerintah dalam mendorong ekspansi restoran nasional masih perlu diperkuat.

Lebih lanjut, Helmy mengungkapkan bahwa perkembangan restoran turut memberikan dampak ekonomi bagi petani dan pemasok bahan pangan, mulai dari beras, ayam, telur, hingga rempah-rempah. Karena itu, ekspansi restoran Indonesia ke luar negeri berpotensi menjadi salah satu penggerak ekonomi nasional.

“Restoran bukan sekadar bisnis makanan. Industri ini menyerap banyak tenaga kerja dan menggerakkan rantai pasok yang luas,” kata Helmy yang dalam kesempatan tersebut juga dinobatkan sebagai brand ambassador dari restoran Pagi Sore. 

CEO Pagi Sore, Erwin mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah tawaran untuk membuka cabang di luar negeri, antara lain Malaysia, Singapura, Italia, dan Australia. 

Selain itu, Erwin juga siap membuka restoran di beberapa kota yang banyak dikunjungi masyarakat Indonesia seperti Makkah dan Madinah serta sejumlah kota di China, seperti Shanghai, Beijing, dan Shenzhen.

“Konsistensi rasa menjadi tantangan utama ketika restoran berekspansi ke banyak lokasi," kata Erwin.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya