Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres)

Energi

Prabowo Targetkan Indonesia Bebas Impor BBM Lewat E50 dan B50

RABU, 21 OKTOBER 2026 | 20:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia dapat menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) melalui pengembangan bahan bakar berbasis nabati, yakni etanol E50 dan biodiesel B50. 

Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Halaman Tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.

Prabowo menyoroti pentingnya pemanfaatan tanaman sebagai bahan baku produksi bahan bakar untuk mendukung kebutuhan energi dalam negeri.


Pemerintah disebut telah mencapai penerapan B50 dan akan melanjutkan pengembangan campuran etanol dalam bahan bakar hingga E50. 

Proses tersebut akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari target E10 pada 2026, kemudian E20 dalam dua tahun berikutnya, sebelum menuju E50 pada dua tahun setelahnya.

“Kita sudah mencapai B50, dan kita sekarang akan berjuang untuk etanol menjadi etanol E50. Mungkin tahun ini kita baru bisa mencapai E10, mungkin dua tahun lagi kita akan berharap mencapai E20, dan dua tahun sesudah itu kita berharap kita akan mencapai E50,” ujarnya.

Prabowo optimistis, apabila target E50 dan B50 dapat direalisasikan, Indonesia berpeluang tidak lagi bergantung pada impor BBM. 

Target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengoptimalkan sumber daya domestik untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.

“Pada saat kita E50 dan B50, kita insyaallah tidak perlu impor BBM lagi dari luar,” pungkas Prabowo.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya