PT Nusantara Regas (NR) yang merupakan bagian dari Subholding Gas Pertamina berhasil mengukuhkan kinerja operasional yang positif sepanjang Triwulan III 2026.
Tercatat, perusahaan merealisasikan penerimaan LNG sebanyak 96.707.127 MMBTU atau setara dengan 33 kargo LNG, dengan volume penyerahan gas mencapai 96.548.452 MMBTU.
Capaian ini menunjukkan konsistensi perseroan dalam memastikan kelangsungan operasional serta memperkuat ketahanan energi nasional, khususnya untuk mencukupi kebutuhan gas bumi bagi pembangkit listrik serta industri strategis pelanggan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) di kawasan Jakarta dan wilayah Jawa bagian barat.
Direktur Utama PT Nusantara Regas, Mohd. Iskandar Mirza, menjelaskan bahwa tren positif tersebut lahir dari langkah optimalisasi operasional serta dedikasi perusahaan dalam merawat keberlanjutan pasokan energi bagi para pelanggan.
“Kinerja positif hingga Triwulan III 2026 menjadi motivasi bagi NR untuk terus menjaga keandalan operasional hingga akhir tahun. Seiring dengan kebutuhan gas bumi yang terus berkembang, kami berkomitmen memastikan kesiapan fasilitas dan kelancaran penyaluran energi guna mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Mirza, dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu 21 Oktober 2026.
Konsistensi keandalan operasional NR juga terlihat dari perolehan Plant Availability Factor (PAF) yang menyentuh angka 96 persen hingga September 2026. Persentase tersebut mengindikasikan tingkat kesiapan yang sangat prima dari fasilitas FSRU Nusantara Regas Satu dalam menjalankan proses regasifikasi serta mendistribusikan gas bumi kepada masyarakat dan industri.
Selain menjaga kesiapan infrastruktur, NR senantiasa memprioritaskan aspek keselamatan kerja di setiap lini operasionalnya. Terhitung sejak Januari hingga September 2026, perusahaan sukses mencatatkan 1.019.352 jam kerja aman. Secara kumulatif, rekor jam kerja aman yang telah dibukukan NR sejak tahun 2011 hingga September 2026 mencapai 15.846.059 jam.
Menurut Mirza, pencapaian tersebut terwujud berkat ketulusan dan kerja keras seluruh Perwira NR yang secara konsisten mengutamakan unsur keselamatan serta keandalan fasilitas selama 24 jam penuh.
“Di balik capaian operasional ini, terdapat peran penting seluruh Perwira NR yang senantiasa bekerja dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan. Komitmen mereka menjadi kekuatan utama perusahaan dalam memastikan pasokan gas bumi tetap terjaga untuk mendukung kebutuhan energi masyarakat,” tambah Mirza.
Standar keselamatan dan kelancaran operasional tersebut turut ditopang oleh penerapan sistem manajemen bertaraf internasional, seperti ISO 45001:2018 mengenai Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta ISO 22301:2019 tentang Sistem Manajemen Keberlangsungan Bisnis (Business Continuity Management System).
Di samping fokus pada operasional, NR juga memperkokoh aspek tata kelola perusahaan, manajemen risiko, tingkat kepatuhan, serta program tanggung jawab sosial dan lingkungan. Berbagai langkah strategis ini berbuah manis melalui diraihnya sejumlah penghargaan bergengsi sepanjang tahun 2026.
Pada ajang TOP GRC Awards 2026, NR sukses menyabet predikat Star 5 (Bintang 5), sementara Direktur Manajemen Risiko NR, Ali Azmy, dinobatkan sebagai Most Committed GRC Leader 2026.
Penguatan manajemen risiko perseroan juga tercermin lewat perolehan Risk Maturity Index (RMI) Tahun Buku 2025 di angka 4,22 dengan kategori Praktik Sangat Baik, yang berhasil melampaui target awal sebesar 3,9. Capaian ini membawa NR menduduki peringkat keempat di lingkup anak perusahaan Pertamina Group serta peringkat pertama di tingkat anak perusahaan dan afiliasi subholding Pertamina.
Dari ranah kepatuhan, NR turut dianugerahi penghargaan Most Strategic Enterprise in Regulatory Compliance kategori Diamond dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026 untuk sektor minyak dan gas, baik hulu maupun hilir.
Sementara itu, komitmen NR pada program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) diapresiasi lewat penghargaan TOP CSR Awards 2026 Corporate Level – Star 5.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama NR, Mohd. Iskandar Mirza, turut menerima penghargaan TOP Leader on CSR Commitment 2026.
Seluruh apresiasi ini memacu perusahaan untuk terus merancang program sosial yang terukur, selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) serta prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Melalui kombinasi keandalan fasilitas, budaya keselamatan kerja yang tinggi, tata kelola yang transparan, dan komitmen keberlanjutan yang kuat, NR optimistis mampu mempertahankan tren positif ini sekaligus memperbesar kontribusinya dalam mengamankan pasokan gas bumi demi ketahanan energi nasional.
Sebagai informasi, PT Nusantara Regas merupakan afiliasi PT Pertamina (Persero) yang dibangun bersama PT Perusahaan Gas Negara, Tbk. Perusahaan ini mengemban tugas mengoperasikan Floating Storage & Regasification Unit (FSRU) Jawa Barat di perairan Teluk Jakarta serta Onshore Receiving Facilities di Muara Karang, DKI Jakarta, yang berfungsi krusial dalam menerima dan memproses LNG guna memasok kebutuhan energi pembangkit listrik utama di Jakarta dan wilayah Jawa bagian barat.