Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah baju batik). (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Energi

Indonesia Punya 25 KEK, Investasi Tembus Rp382,1 Triliun

RABU, 21 OKTOBER 2026 | 10:47 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dinilai bisa membantu Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen. Salah satu caranya dengan memastikan investasi di kawasan tersebut mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang lebih besar dengan modal yang lebih efisien.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, investasi di KEK dinilai lebih efisien dibandingkan rata-rata investasi secara nasional. 

Hal ini terlihat dari angka Incremental Capital Output Ratio (ICOR), yaitu ukuran yang menunjukkan seberapa besar modal dibutuhkan untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi.


"KEK sudah membuktikan bahwa secara nasional ICOR kita sekitar 6, tapi di KEK rata-rata di bawah 4," kata Airlangga dalam Rapat Kerja Nasional KEK Triwulan III Tahun 2026 di Gedung A.A. Maramis, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.

Menurutnya, semakin rendah angka ICOR, semakin efisien penggunaan modal untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi. Karena itu, investasi di KEK perlu terus didorong untuk membantu mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional.

"Jadi inilah salah satu yang harus terus didorong kalau kita melakukan investasi dengan ICOR 4, pertumbuhan 8 persen itu bisa kita capai," ujarnya.

Airlangga memaparkan, total investasi di KEK sejak pertama kali dibentuk telah mencapai Rp382,1 triliun. Investasi tersebut telah menyerap 302.000 tenaga kerja.

Sementara itu, sepanjang Januari hingga September 2026, investasi di KEK mencapai Rp46 triliun dengan penambahan 53.000 tenaga kerja. Saat ini, Indonesia memiliki 25 KEK yang tersebar di berbagai wilayah.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya