Berita

Mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: Istimewa)

Politik

Ganjar Usul Pejabat Ngantor di Wilayah Karhutla

RABU, 21 OKTOBER 2026 | 09:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah sebagai bencana nasional agar penanganannya dapat dilakukan secara maksimal dan terkoordinasi.

Ganjar menilai, penanganan karhutla membutuhkan mobilisasi sumber daya secara besar-besaran, termasuk mengerahkan lebih banyak personel terlatih serta memanfaatkan berbagai sarana transportasi darat, laut, dan udara untuk mendukung pemadaman.

Menurutnya, seluruh upaya tersebut harus dilakukan secara masif dan terkoordinasi agar kebakaran serta dampak kabut asap dapat segera diatasi.


"Refocusing  anggaran. Alihkan sementara waktu anggaran program berdana besar untuk bencana nasional karhutla ini," kata Ganjar lewat akun X miliknya, Rabu, 21 Oktober 2026.

Anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk pemadaman, tetapi juga membantu pemulihan ekonomi masyarakat terdampak. Bantuan perlu diberikan kepada warga, pedagang, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pemerintah juga diminta menanggung biaya pengobatan warga terdampak serta mendistribusikan masker, oksigen, dan kebutuhan lainnya untuk melindungi masyarakat dari paparan asap.

Di sektor pendidikan, Ganjar mengusulkan agar kegiatan belajar mengajar di sekolah diliburkan sementara apabila kabut asap masih menyelimuti wilayah tertentu. 

"Laksanakan pembelajaran jarak jauh, demi keselamatan dan kesehatan anak-anak kita," tegasnya.

Ganjar juga meminta seluruh pejabat terkait berkantor langsung di wilayah terdampak karhutla. Dengan berada di lapangan, para pejabat diharapkan dapat merasakan langsung kondisi masyarakat yang terpapar asap sekaligus mengetahui tingkat kedaruratan yang terjadi.

“Dengan merasakan sendiri sesaknya bernapas dalam kepungan asap dan mengetahui sendiri kondisi lapangan, para pejabat akan lebih mengetahui tingkat urgensinya sehingga penanganan bisa lebih cepat dilakukan,” demikian dorongan Ganjar dalam penanganan karhutla.

Langkah tersebut dinilai penting agar pemerintah dapat mengambil keputusan secara cepat dan memastikan penanganan karhutla berjalan efektif, sekaligus melindungi kesehatan dan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat terdampak.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya