Berita

Menteri Perindustrian, Muhammad Sarmuji. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Pemerintahan

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

SELASA, 20 OKTOBER 2026 | 19:41 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji mengusulkan pemberian insentif berupa tarif sewa lebih tinggi bagi kapal tanker produksi dalam negeri yang digunakan Pertamina. Skema ini dinilai dapat mendorong permintaan kapal lokal sekaligus memperkuat industri galangan kapal nasional.

Menurut Sarmuji, insentif perlu diberikan tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga dari sisi pasar agar industri perkapalan dalam negeri semakin kompetitif.

“Dari sisi produksi diberi insentif, di sisi hulunya, di pasarnya pun diberi insentif. Itu akan lebih mantap menurut saya,” kata Sarmuji saat ditemui di Kementerian Perindustrian, Selasa, 20 Oktober 2026.


Ia menjelaskan, Pertamina memiliki posisi strategis sebagai penyewa kapal tanker untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM). Karena itu, perusahaan tersebut berpotensi menjadi penggerak permintaan kapal produksi dalam negeri melalui skema insentif tarif sewa.

“Kalau tarifnya diberikan lebih tinggi kapal produksi dalam negeri dibandingkan dengan kapal yang diproduksi di luar negeri, tentu itu akan menjadi insentif yang sangat berat bagi industri perkapalan,” ujarnya.

Sarmuji menilai, skema tersebut dapat mendorong pelaku usaha membeli kapal tanker buatan Indonesia karena memiliki peluang mendapatkan tarif sewa lebih tinggi dari Pertamina.

Menurut dia, penerapannya perlu disesuaikan dengan kapasitas industri perkapalan nasional, termasuk jenis dan ukuran kapal tanker yang mampu diproduksi galangan dalam negeri.

“Apakah sudah sampai pada yang tinggi, yang besar, atau masih kategori small. Tapi andaikata small, 5.000 ton itu, menurut saya itu sudah prestasi yang besar kalau diberikan insentif dengan selisih harga yang saya sampaikan tadi,” tandasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya