Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi Pertamina International Shipping)

Pemerintahan

Indonesia Bisa Jadi Pasar Strategis Industri Kapal Tanker

SELASA, 20 OKTOBER 2026 | 17:33 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kementerian Perindustrian mendorong peran Pertamina untuk menjadikan Indonesia sebagai pasar strategis industri perkapalan nasional melalui penyerapan kapal tanker buatan galangan dalam negeri. 

Salah satu skema yang diusulkan adalah pemberian insentif berupa tarif sewa kapal tanker lokal yang lebih tinggi dibandingkan kapal impor.

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menyampaikan usulan tersebut saat membahas arah pengembangan industri perkapalan nasional periode 2026-2030. Menurutnya, Pertamina memiliki posisi strategis sebagai pengguna kapal tanker yang dapat mendorong pertumbuhan industri galangan kapal domestik.


“Kalau Pertamina mau didorong untuk mengambil dari off-taker industri perkapalan untuk tanker,” ujar Sarmuji di Kementerian Perindustrian, Selasa, 20 Oktober 2026. 

Ia menilai, kebijakan tersebut dapat mendorong pelaku industri meningkatkan kapasitas produksi kapal tanker di dalam negeri. Dengan adanya kepastian pasar, galangan kapal nasional akan memiliki dorongan lebih besar untuk memenuhi kebutuhan armada tersebut.

“Kalau orang tertarik mengambil kapal dalam negeri, otomatis galangan-galangan kapal kita itu pasti akan bersiap untuk membuat kapal-kapal tanker,” ungkapnya.

Sarmuji memahami Pertamina menghadapi keterbatasan dalam menggunakan kapal tanker buatan dalam negeri karena kapal tersebut digunakan untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Tekanan biaya logistik menjadi salah satu pertimbangan agar harga BBM bersubsidi tetap terjaga.

Karena itu, ia mengusulkan insentif yang dapat mengakomodasi kebutuhan Pertamina sekaligus mendukung industri perkapalan nasional.

“Mungkin itu menjadi insentif yang sangat diharapkan oleh galangan kapal,” tandasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya