Berita

Ilustrasi: Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Hukum

KPK Panggil Sejumlah Saksi Kasus Upah Pungut Pemkab Bogor

SELASA, 20 OKTOBER 2026 | 15:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sejumlah pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dipanggil tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi pemotongan upah pungut atau insentif pajak serta pengadaan barang dan jasa di Pemkab Bogor.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan hari ini tim penyidik memanggil lima orang sebagai saksi dalam perkara yang belum ada tersangkanya ini.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Selasa siang, 20 Oktober 2026.


Para saksi yang dipanggil, yakni Muhammad Nawawi selaku Kepala Sub Bagian Keuangan, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappeda) Pemkab Bogor tahun 2025, Sesilia Windy Gloriana selaku staf Bappenda Pemkab Bogor, Windyastia Destiyan selaku staf Bappenda, Indri Noviyanti selaku karyawan Koperasi atau pegawai DPKBD Pemkab Bogor, dan Endang Sukmajadi selaku karyawan Koperasi atau pegawai DPKBD Pemkab Bogor.

KPK sebelumnya telah meningkatkan penanganan perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Bogor ke tahap penyidikan setelah melakukan gelar perkara pada Kamis malam, 20 Agustus 2026.

Selain dugaan pemotongan upah pungut di Bappenda, KPK juga mengusut dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Pendidikan Pemkab Bogor, termasuk pengadaan smartboard atau Interactive Flat Panel (IFP).

Dalam pengusutan perkara tersebut, KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah kantor Pemkab Bogor dan mengamankan berbagai dokumen yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi.

Hingga kini, KPK belum mengumumkan tersangka dalam perkara tersebut lantaran penyidikan masih menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya