Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)

Politik

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Gagasan dan Kebijakan Harus Konsisten

SELASA, 20 OKTOBER 2026 | 11:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Evaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka perlu dilakukan dengan menelusuri konsistensi antara gagasan yang disampaikan Prabowo sebelum menjabat dan implementasinya dalam kebijakan pemerintah.

Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional (IDN), Ayip Tayana, mengatakan pemikiran Prabowo yang tertuang dalam sejumlah buku dapat menjadi rujukan untuk mengukur sejauh mana gagasan tersebut diwujudkan melalui kebijakan konkret.

Menurut Ayip, buku Paradoks Indonesia menjadi salah satu referensi penting untuk memahami kegelisahan Prabowo mengenai ketimpangan antara kekayaan sumber daya alam dan kondisi masyarakat Indonesia.


“Indikator untuk melakukan refleksi dan evaluasi pemerintahan sebenarnya cukup mudah, yaitu dengan melihat apakah Prabowo melaksanakan gagasan-gagasannya yang telah ia pikirkan sejak sebelum menjadi presiden. Ada satu kalimat menarik dalam buku Paradoks Indonesia: Indonesia adalah negara kaya, tetapi masyarakatnya biasa saja," ujar Ayip dalam keterangannya, dikutip Selasa, 20 Oktober 2026.

Ayip menilai, persoalan yang disoroti Prabowo sebelum menjadi presiden tersebut dapat menjadi tolok ukur untuk menguji konsistensi antara pemikiran, janji, dan kebijakan yang dijalankan pemerintah.

Ia juga menyebut bahwa Asta Cita harus ditempatkan sebagai acuan untuk mengevaluasi penerjemahan visi dan misi Prabowo ke dalam agenda prioritas pemerintahan.

“Asta Cita ibarat jembatan antara gagasan Prabowo yang ada di bukunya dan implementasinya dalam bentuk kebijakan,” katanya.

Ayip menyarankan masyarakat membaca tiga buku karya Prabowo, yakni Paradoks Indonesia, Strategi Transformasi Bangsa, dan Indonesia Menang, agar dapat memahami pemikiran serta arah kebijakan pemerintahan.

"Itu perlu dilakukan agar kita tidak salah paham, memahami arah kebijakan pemerintah, dan mengetahui kapan harus menagih janji pemerintah," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Riset Kebijakan Publik Infast Bestari, Muhammad Ridha, menyoroti perubahan peran negara dalam menentukan arah pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, pergeseran peran negara dalam perekonomian menjadi salah satu aspek penting untuk membaca arah kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Negara sedang dalam transisi peralihan ekonomi-politik. Mulanya kekuatan ekonomi dikuasai pasar, dan hari ini negara sedang mencoba mengambil perannya,” kata Ridha.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya