Berita

Stok pupuk PT Pupuk Kujang Cikampek. (Foto: Istimewa)

Industri

Jelang Musim Hujan, PT Pupuk Kujang Pastikan Stok Petani Aman

LAPORAN: JAYADI SUPRIYADIN*
SENIN, 19 OKTOBER 2026 | 20:41 WIB

PT Pupuk Kujang Cikampek memastikan operasional produksi dan ketersediaan stok pupuk petani di Jawa Barat, dalam kondisi optimal menjelang musim hujan tiba.

"Langkah ini diambil demi menjamin ketersediaan pupuk saat para petani mulai memasuki masa tanam, sekaligus mendukung penguatan cadangan pangan strategis nasional," ujar VP Komunikasi Korporat Pupuk Kujang, R. Idho Pramana, Senin, 19 Oktober 2026. 

Menurutnya, kemarau panjang yang melanda wilayah Jawa Barat belum usai. Namun hujan diprediksi segera akan datang mulai pekan ketiga Oktober 2026.


"Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat, saat ini telah memasuki fase peralihan musim pada dasarian kedua bulan Oktober 2026," papar dia.

Kondisi itu menyebabkan petani terpaksa menunda masa tanam akibat kemarau panjang. 

"Meskipun demikian Pupuk Kujang tidak mengendorkan laju produksinya," ujar dia. 

Saat ini pabrik terus berproduksi secara konsisten guna menjaga daya tampung gudang tetap siaga dan melimpah.

"Jadi para petani tak perlu khawatir, bisa segera menebus di kios resmi sesuai ketentuan yang berlaku," ujar dia menambahkan.

Untuk mendukung misi tersebut, saat ini Pupuk Kujang terus menjaga kestabilan stok pupuk bersubsidi maupun pupuk non subsidi.

"Di Jawa Barat, stok pupuk bersubsidi cenderung stabil untuk persiapan musim tanam penghujan yang diperkirakan terjadi sebentar lagi," ujar dia menegaskan.

Berdasarkan pendataan hingga 15 Oktober 2026, stok pupuk bersubsidi di Jawa Barat, tercatat mencapai 98.011,8 Ton, terdiri dari Urea sebanyak 69.212,7 Ton, dan NPK sebanyak 28.799 Ton. Adapun di Tasikmalaya, stok pupuk subsidi mencapai 4.937,5 Ton.  

Idho menambahkan, masa kemarau panjang yang diwarnai tantangan fenomena El Nino memang menjadi ujian berat bagi para petani. Namun, momentum ini dimanfaatkan Pupuk Kujang untuk menguji ketahanan jaringan logistik serta memastikan keandalan rantai pasok tetap dalam kondisi prima.

“Pupuk Kujang berkomitmen penuh untuk mendampingi petani dan memastikan para petani tidak menghadapi tantangan kemarau ini sendirian,” kata Idho.

*Kontributor Garut

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya