Berita

Ilustrasi pergerakan saham. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bursa

IHSG Ambles, BEI Minta BPJS dan Investor Domestik Lebih Aktif Serok Saham

SENIN, 19 OKTOBER 2026 | 16:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengimbau investor institusi domestik, termasuk BPJS, untuk lebih aktif berpartisipasi di pasar modal di tengah derasnya tekanan jual imbas sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, keterlibatan investor institusi domestik diperlukan untuk memperkuat pasar modal di tengah gejolak yang dipicu  pengumuman MSCI.

"Kami tentu mengimbau investor institusi domestik kita untuk berpartisipasi lebih aktif di pasar modal kita. Pasar modal kita fundamentalnya kuat, ya tentu akan menjadi prospek yang baik bagi investor, khususnya investor institusi domestik kita," kata Jeffrey di Gedung BEI, Jakarta, Senin, 19 Oktober 2026.


Jeffrey mengatakan pihaknya telah mengadakan pertemuan dengan banyak pihak untuk membahas peran investor dalam menopang pasar saham di tengah tekanan jual.

"Khusus dengan satu-dua belum, tetapi secara umum kemarin kita melakukan pertemuan dengan banyak pihak," ujarnya.

Dorongan kepada investor institusi domestik ini disampaikan saat pasar modal Indonesia menghadapi tekanan setelah MSCI berencana menurunkan perubahan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi standalone market. 

Pengumuman tersebut memicu kekhawatiran pelaku pasar yang menyebabkan tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih dari 5 persen ke level 4.900-an.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya