Berita

Diskusi bertajuk “Berbeda Gagasan, Satu Tujuan: Memperkuat Persatuan Indonesia, Menyambut Momentum Sumpah Pemuda” di Kafe Warung Jambu, Jakarta Selatan. (Foto: Istimewa)

Politik

Mahasiswa Tiga Kampus Bahas Penguatan Persatuan Jelang Sumpah Pemuda

SENIN, 19 OKTOBER 2026 | 16:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Jakarta), Universitas Pamulang (Unpam), dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menggelar diskusi bertajuk “Berbeda Gagasan, Satu Tujuan: Memperkuat Persatuan Indonesia, Menyambut Momentum Sumpah Pemuda” di Kafe Warung Jambu, Jakarta Selatan, Senin, 19 Oktober 2026.

Diskusi ini membahas penguatan persatuan pemuda, pemanfaatan teknologi digital, serta upaya menghadapi hoaks dan polarisasi menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober.

Narasumber dari PKM Bunga Rampai UIN Jakarta, Hakim Satria, mengatakan persatuan pemuda harus dibangun dengan menghargai perbedaan demi mencapai tujuan bersama.


"Persatuan bukan berarti menyeragamkan, melainkan para pemuda yang berbeda suku, bahasa daerah, dan agama dapat bersepakat pada tujuan bersama sesuai nilai Bhinneka Tunggal Ika," katanya.

Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda 1928 dipandang lewat perspektif Islam perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, antara lain menyaring informasi, berkolaborasi lintas organisasi, menghargai perbedaan, dan membuat konten positif di ruang digital.

Sementara itu, Ketua Umum FKPU Unpam, Syarif, menekankan pentingnya peran pemuda dalam memanfaatkan perkembangan teknologi. Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus mampu menciptakan inovasi dan mendorong perubahan.

"Pemuda tidak hanya menjadi pengguna teknologi atau sekadar penonton di tengah perkembangan zaman, melainkan harus tampil sebagai penggerak perubahan, pencipta inovasi, serta penentu arah masa depan bangsa," jelasnya.

Ia mengajak generasi muda memanfaatkan teknologi digital untuk berkarya, memperkuat persatuan, serta membangun karakter yang kreatif dan produktif.

Adapun Ketua Umum Sinergi Mahasiswa UMJ, Zalfa Adhiya S, menilai semangat Sumpah Pemuda di era modern perlu diwujudkan melalui upaya mencegah perpecahan akibat hoaks, konflik politik, dan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Zalfa juga mendorong pemuda menjaga etika di ruang digital, menolak perundungan dan provokasi, serta mengembangkan inovasi lokal untuk menjawab persoalan masyarakat.

Direktur Runding Indonesia, M. Riyadh F menambahkan bahwa Sumpah Pemuda bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan keputusan kebangsaan untuk membangun kesadaran sebagai satu bangsa.

Persatuan tidak berarti menghilangkan perbedaan, tetapi menyatukan berbagai gagasan untuk mencapai tujuan bersama. Menurutnya, pemuda perlu menerapkan semangat tersebut melalui dialog berbasis fakta, sikap saling mendengarkan, dan kerja kolaboratif dalam menyelesaikan persoalan nyata.

Riyadh juga menekankan pentingnya evaluasi bersama agar berbagai gagasan dan komitmen kebangsaan dapat diwujudkan dalam tindakan sehari-hari.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya