Berita

Menko Polkam Dudung Abdurachman (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Pemerintahan

Kepala BPGMN hingga Menko Polkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

SENIN, 19 OKTOBER 2026 | 14:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 19 Oktober 2026, menjelang rapat terbatas (ratas) yang membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan pantauan RMOL, sejumlah pejabat yang telah hadir di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman, Kepala Badan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) Setyawan Pudyatmoko, serta Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Listyo Sigit Prabowo.

Menko Polkam Dudung Abdurachman mengatakan, dirinya akan melaporkan perkembangan terkini penanganan karhutla kepada Presiden Prabowo Subianto. 


Laporan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat yang sebelumnya digelar bersama sejumlah kementerian.

“Karhutla. Hasil rapat saya tadi dengan kementerian akan saya laporkan ke bapak presiden, tentunya hari ini akan ada petunjuk petunjuk lebih lanjut dari bapak presiden tentang karhutla,” kata Dudung saat tiba di Istana Kepresidenan Jakarta.

Dudung menjelaskan, laporan yang disampaikan kepada Presiden akan berfokus pada perkembangan terbaru penanganan karhutla. 

Namun, saat ditanya mengenai kemungkinan penetapan status bencana nasional, ia belum memberikan kepastian.

“Belum, tunggulah nanti sepulang dari sini saya sampaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPGMN Setyawan Pudyatmoko membenarkan bahwa rapat yang dihadirinya berkaitan dengan penanganan karhutla.

Namun, ia belum membeberkan lebih jauh mengenai agenda maupun substansi pembahasan dalam rapat tersebut.

“Ya itu rapat Karhutla ya. Nanti ya nanti saya sampaikan ya,” pungkasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya