Berita

Pengamat Politik Hendri Satrio. (Foto: Dok Pribadi)

Politik

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

SENIN, 19 OKTOBER 2026 | 14:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Hendri Satrio mengapresiasi perubahan yang sudah dilakukan di tahun kedua pemerintahan Prabowo-Gibran. Langkah tersebut mulai dari perbaikan kebijakan hingga reshuffle kabinet.

Namun, sosok yang akrab disapa Hensa itu mencatat sejumlah sektor yang menurutnya masih perlu dikejar, terutama yang berkaitan dengan tata kelola dan keselamatan warga.

“Perubahan-perubahan yang dilakukan pemerintah harus diapresiasi. Tapi masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, seperti pemberantasan korupsi, penanganan kebakaran hutan dan lahan, serta program Makan Bergizi Gratis yang harusnya nihil dari kasus keracunan,” ucap Hensa, Senin, 19 Oktober 2026.


Adapun terkait program MBG Hensa punya catatan. Program andalan Prabowo yang berjalan sejak 6 Januari 2025 itu berulang kali diwarnai kasus keracunan penerima manfaat di sejumlah daerah. Targetnya mestinya jelas, yaitu tidak ada lagi kasus keracunan. 

Hensa juga melihat hasil terbaru survei PPI yang menemukan tingkat kepuasan publik sebesar 65,2 persen terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai perubahan arah dibandingkan survei-survei sebelumnya. Ia berharap tren tersebut bisa terus berlanjut.

“Ini kan hasil terakhir lembaga survei ya, sebelum-sebelumnya kan selalu di bawah 50 persen. Artinya, semoga kinerja pemerintahan ini memang membaik dan terus membaik,” imbuh Hensa.

Di sisi lain, Hensa mengingatkan satu persoalan lain yang menurutnya perlu segera diselesaikan pemerintah, yaitu kebanggaan generasi muda sebagai orang Indonesia. Ia merujuk pada temuan survei Lembaga Survei KedaiKOPI tentang pemuda Indonesia yang sedang dirilis secara bertahap.

“Ada satu pekerjaan rumah penting yang harus segera diselesaikan pemerintah. Berdasarkan survei Lembaga Survei KedaiKOPI tentang pemuda Indonesia, baru 81,5 persen yang bangga menjadi orang Indonesia. Artinya, ada sekitar 18,5 persen yang tidak bangga sebagai bangsa Indonesia,” tutur Hensa.

Hensa meminta pemerintah tidak menganggap remeh angka tersebut. Menurut dia, perlu ada program yang khusus menyasar anak muda.

“Pemerintah perlu menghadirkan program-program yang bisa meningkatkan kebanggaan pemuda menjadi orang Indonesia. Sebab, 18,5 persen itu kalau disetarakan dengan jumlah anak muda hari ini, jumlahnya puluhan juta,” pungkas Hensa.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya