Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

SENIN, 19 OKTOBER 2026 | 11:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto dinilai lebih mengutamakan kerja nyata dibandingkan membangun citra di hadapan publik. Hal itu tercermin dari sejumlah capaian pembangunan, termasuk pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dinilai tetap terjaga.

Jurubicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, mengatakan pihaknya menghormati hasil survei Parameter Politik Indonesia (PPI) yang mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Prabowo mencapai 65,4 persen.

Meski demikian, Sugiat menilai kinerja pemerintah perlu dilihat secara objektif melalui indikator pembangunan, bukan semata-mata persepsi publik.


“Pak Prabowo ini tidak membangun pemerintahannya berbasis pencitraan. Dia tidak terlalu peduli dengan basa-basi pesan. Mungkin ini katakanlah bisa menjadi kekuatan sekaligus kelemahan beliau,” kata Sugiat, Senin, 19 Oktober 2026.

Ia mencontohkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang, berdasarkan data yang disampaikannya, mencapai 5,29 persen pada semester II 2026. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan perekonomian nasional masih berada pada jalur yang baik dibandingkan sejumlah negara lain.

Sugiat juga menyoroti kontribusi konsumsi masyarakat terhadap pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, besarnya kontribusi tersebut menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan dalam melihat kondisi daya beli masyarakat.

Lebih lanjut, Sugiat memandang penilaian terhadap kinerja pemerintahan saat ini tidak terlepas dari dinamika pembentukan opini publik di era digital.

Menurutnya, persepsi masyarakat tidak selalu terbentuk berdasarkan angka-angka pembangunan, tetapi juga dipengaruhi potongan video, konten media sosial, dan narasi yang beredar di ruang digital.

"Satu konten yang diposting katakanlah netizen itu bisa mempengaruhi opini publik walaupun sesungguhnya itu bukan fakta sebenarnya," jelasnya.

Karena itu, Sugiat menekankan pentingnya menilai pemerintahan Prabowo secara proporsional dengan mempertimbangkan capaian pembangunan dan indikator ekonomi, di samping hasil survei persepsi masyarakat.

Sementara itu, survei PPI yang dilaksanakan pada 26 September hingga 6 Oktober 2026 mencatat 62,3 persen responden menyatakan puas dan 2,9 persen sangat puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo.

Dalam pemetaan program pemerintah, bantuan sosial menempati posisi teratas sebagai program yang dinilai paling baik oleh masyarakat. Berikutnya adalah Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), program sekolah gratis hingga perguruan tinggi, serta cek kesehatan gratis.

Survei tersebut melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar 2,83 persen.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya