Berita

Kebersamaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan putra sulungnya sekaligus Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Foto: istimewa)

Politik

Hanya Jokowi yang Tahu Sosok Penunggang Gelap Polemik Ijazah

SENIN, 19 OKTOBER 2026 | 09:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Adi Prayitno menilai wajar polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan putra sulungnya sekaligus Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus menjadi perhatian publik.

Hal itu menyusul pernyataan Jokowi yang menyebut polemik ijazah dirinya dan Gibran sebagai operasi politik yang ditunggangi pihak tertentu.

Menurut Adi, tudingan adanya aktor di balik polemik ijazah bukan kali pertama disampaikan Jokowi. Karena itu, publik wajar mempertanyakan siapa sosok yang dimaksud sebagai penunggang gelap tersebut.


“Kalau ini disebut operasi politik, mungkin ada musuh politik Jokowi yang hingga saat ini menilai kebijakan maupun manuver politiknya telah melukai perasaan politik kelompok tertentu,” kata Adi, Senin, 19 Oktober 2026.

Ia menduga, pihak yang dimaksud Jokowi bisa saja berasal dari kalangan yang selama ini tidak senang atau merasa tidak nyaman dengan kiprah Jokowi selama menjabat sebagai pejabat publik.

Meski demikian, Adi menegaskan bahwa hanya Jokowi yang dapat memastikan siapa sosok di balik tudingan operasi politik tersebut.

“Tentu hanya Jokowi dan Tuhan saja yang tahu siapa yang disebut sebagai penunggang gelap sekaligus melakukan operasi politik itu,” ujarnya.

Adi menambahkan, publik hanya bisa berspekulasi mengenai pihak yang berada di balik polemik ijazah Gibran. Jika merujuk pada dugaan konflik politik selama ini, spekulasi tersebut kemungkinan mengarah kepada pihak-pihak yang dianggap sebagai lawan politik Jokowi.

Menurutnya, lawan politik dapat melakukan berbagai manuver sepanjang isu tersebut dinilai bisa menjadi instrumen untuk melancarkan serangan politik.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya