Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Politik

Dampak Karhutla Meluas, Presiden Diminta Ganti Menteri Terkait

SENIN, 19 OKTOBER 2026 | 09:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Prabowo Subianto diminta tegas mengganti menteri terkait karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak kunjung selesai. Terlebih, dampak karhutla kini telah meluas hingga ke negara tetangga.

Desakan tersebut disampaikan menyusul belum tuntasnya persoalan karhutla yang dampaknya dinilai dapat berpengaruh terhadap pemerintahan saat ini.

"Karhutla tidak kunjung selesai, maka presiden harus mengganti menteri terkait. Apalagi dampak karhutla sudah meluas sampai ke negara tetangga. Presiden harus tegas segera mengganti menterinya," kata Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto kepada RMOL, Senin, 19 Oktober 2026.


Selain berdampak terhadap lingkungan dan negara tetangga, persoalan karhutla juga dinilai berpotensi memengaruhi dukungan politik terhadap Prabowo apabila kembali mencalonkan diri pada Pemilihan Presiden 2029.

"Jangan sampai kasus karhutla ini mengguncang kekuasaan saat ini terutama jika 2029 akan kembali mencalonkan maka basis suara di daerah terkena Kahutla akan pupus untuk kembali memilih Prabowo," pungkas Hari.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya