Berita

Ilustasi (RMOL/Reni Erina)

Bursa

Pasar Saham Babak Belur, IHSG Terjun ke 4.913

SENIN, 19 OKTOBER 2026 | 09:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tekanan jual kembali melanda Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. 

Mayoritas saham melemah tajam, membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 5,13 persen ke level 4.913,45 berdasarkan data pukul 09.13 WIB.

Pantauan RMOL, IHSG dibuka di posisi 4.961,88, tetapi tekanan jual membuat indeks bergerak turun. Sepanjang perdagangan yang tercatat dalam data tersebut, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 4.974,66 dan terendah 4.913,45. Posisi sebelumnya berada di level 5.185,11.


Pelemahan terjadi secara luas di pasar saham. Sebanyak 752 saham tercatat turun, jauh melampaui 43 saham yang menguat. Sementara itu, 168 saham bergerak stagnan.

Aktivitas transaksi terpantau cukup besar. Volume perdagangan mencapai 6,464 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp5,049 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 297.600 kali, sedangkan kapitalisasi pasar berada di kisaran Rp8.716 triliun.

Tekanan juga terlihat pada saham-saham berkapitalisasi pasar besar. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 6,86 persen ke Rp4.820, dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp588 triliun.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah 6,82 persen ke Rp2.460, sedangkan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 5,01 persen ke Rp3.220. Keduanya masing-masing memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp369 triliun dan Rp297 triliun.

Di luar sektor perbankan, saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) terkoreksi 0,62 persen ke Rp187.000, sementara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun 6,95 persen ke Rp10.375. Kapitalisasi pasar kedua perusahaan tersebut masing-masing tercatat sekitar Rp445 triliun dan Rp345 triliun.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya