Berita

Irjen Pol (Purn) Napoleon Bonaparte dikabarkan meninggal dunia, Minggu, 18 Oktober 2026.

Nusantara

Rekam Jejak Pengabdian Irjen Purn Napoleon Bonaparte di Kepolisian

SENIN, 19 OKTOBER 2026 | 08:14 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Dunia kepolisian Indonesia berduka menyusul kepergian mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri, Irjen (Purn) Napoleon Bonaparte, yang tutup usia pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Almarhum mengembuskan napas terakhir setelah mengalami penurunan kondisi kesehatan.

“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir dalam keterangan resmi pada Minggu, 18 Oktober 2026.


Jejak Pengabdian dan Perjalanan Karier

Lahir di Baturaja, Sumatera Selatan, pada 26 November 1965, Napoleon merupakan perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988.

Sepanjang pengabdiannya di Korps Bhayangkara, ia dikenal aktif dan malang melintang di bidang reserse serta penegakan hukum.

Berbagai posisi strategis pernah diemban oleh almarhum, mulai dari Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU), Wadir Reskrim Polda Sumatera Selatan, hingga Direktur Reskrim Polda DI Yogyakarta.

Ia juga pernah bertugas sebagai Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri sebelum akhirnya dilantik sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri pada Februari 2020. 

Perjalanan karier tersebut juga sempat diwarnai dinamika serta persoalan hukum terkait kasus penghapusan red notice pada pertengahan 2020.

Prosesi Peristirahatan TerakhirSebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdiannya, jenazah Irjen (Purn) Napoleon Bonaparte direncanakan akan dimakamkan dengan upacara militer pada Senin, 19 Oktober 2026.

Prosesi pemakaman tersebut dijadwalkan berlangsung di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Cikeas, Bogor.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya