Berita

Menteri Perdagangan Budi Santoso, dalam acara penutupan atau Closing Ceremony TEI ke-41 Tahun 2026, di Indonesian Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu 18 Oktober 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Pemerintahan

Campus Preuner di TEI 2026 Potensi Transaksi 24,57 Juta Dolar AS

Mendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda
SENIN, 19 OKTOBER 2026 | 05:01 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Program Campus Preuner yang diinisiasi Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026, mencatatkan potensi transaksi sebesar 24,57 juta dolar AS.

Hal tersebut diungkap Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, dalam acara penutupan atau Closing Ceremony TEI ke-41 Tahun 2026, di Indonesian Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu sore, 18 Oktober 2026.

Budi mengatakan, Campus Preuner dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa mengenai proses membangun usaha, mengembangkan produk, hingga menjajaki peluang pasar internasional.


"Kita ingin anak-anak kita, para mahasiswa belajar dari awal, bagaimana menjadi pengusaha. Salah satunya adalah menjadi eksportir,” ujar Budi.

Program ini, kata Budi, menjadi bagian dari upaya mendorong mahasiswa mengembangkan usaha sejak bangku kuliah, termasuk mempersiapkan diri menjadi eksportir.

Menurut Budi, program Campus Preuner tidak hanya berfokus pada pemberian pelatihan kewirausahaan, tetapi juga membantu peserta menemukan calon pembeli atau buyer untuk produk yang mereka kembangkan.

"Pada tahun pertama pemberian kesempatan kepada kampus yang telah siap berpartisipasi dalam pameran, Kementerian Perdagangan menyediakan stand khusus Campus Preuner di TEI ke-41," kata Budi.

Melalui fasilitas tersebut, lanjut Budi, mahasiswa binaan dapat memperkenalkan produk usahanya kepada pengunjung dan calon pembeli, sekaligus memperoleh pengalaman berinteraksi langsung dalam lingkungan perdagangan internasional.

Budi menyampaikan, sebanyak 25 pelaku usaha binaan dari 20 perguruan tinggi terpilih untuk berpartisipasi dalam stan Campus Preuner pada TEI 2026.

Dari keikutsertaan tersebut, tercatat potensi transaksi sebesar 24,57 juta dolar AS. Nilai ini berasal dari kegiatan usaha yang dikembangkan oleh mahasiswa peserta program.

“Dari booth Campus Preuner tersebut, terjadi potensi transaksi sebesar 24,57 juta dolar AS. Ini semua usaha anak-anak kita, dari para mahasiswa,” kata Budi.

Karena itu, Budi memandang, capaian tersebut memperlihatkan adanya peluang bagi usaha rintisan mahasiswa, untuk menjajaki pasar yang lebih luas melalui pameran perdagangan. 

Namun, nilai yang dilaporkan masih berupa potensi transaksi, sehingga perlu dibedakan dari transaksi yang telah terealisasi.

Keterlibatan mahasiswa dalam TEI juga memberikan ruang untuk menguji kesiapan produk, memperkenalkan keunggulan usaha, membangun jaringan bisnis, serta menjajaki kerja sama dengan calon pembeli.

Kementerian Perdagangan juga memanfaatkan TEI sebagai ruang promosi bagi produk-produk Indonesia kepada pasar internasional. 

Pada penyelenggaraan ke-41 yang berlangsung pada 14-18 Oktober 2026, TEI mencatatkan total transaksi sebesar 22,94 miliar dolar AS, dengan partisipasi 1.873 peserta pameran dan 9.600 pembeli internasional dari 151 negara.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya