Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Politik

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Dengarkan Aspirasi untuk Perkuat Kopdes

MINGGU, 18 OKTOBER 2026 | 22:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah mendorong penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui perbaikan pasokan kebutuhan pokok, kelancaran distribusi, dan tata kelola agar manfaatnya lebih dirasakan masyarakat desa.

Dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, berbagai aspirasi masyarakat menjadi pijakan pemerintah meningkatkan kualitas program agar manfaatnya dirasakan langsung.

Salah satunya KDKMP yang diarahkan tidak hanya menjadi tempat pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga membuka akses pemasaran bagi hasil pertanian dan produk usaha lokal.


Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, koperasi desa diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Untuk itu, ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi perlu terus dijaga.

“KDKMP diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh bapok dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi perlu terus dijaga agar masyarakat dapat mengakses barang dengan harga terjangkau,” ujar Budi dikutip Minggu, 18 Oktober 2026.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menekankan pentingnya memastikan operasional koperasi berjalan optimal. Pemenuhan kebutuhan warga, penyaluran barang bersubsidi sesuai ketentuan, serta pengelolaan koperasi menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan.

“Kita perlu memastikan kebutuhan warga dapat terpenuhi, barang bersubsidi tersalurkan sesuai ketentuan, dan pengelolaan koperasi berjalan baik. Keberadaan dan penempatan manajer juga menjadi bagian penting untuk memastikan operasional sehari-hari berjalan dan pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan,” kata Zulkifli.

Penguatan KDKMP juga didukung Perum Bulog melalui kesiapan pasokan dan distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menambahkan, Bulog berkomitmen memperkuat pelayanan distribusi beras SPHP sesuai penugasan pemerintah.

“Kami berharap KDMP semakin berperan dalam mendekatkan akses pangan kepada masyarakat serta mendukung stabilisasi pasokan dan harga,” ujarnya.

Selain memperluas akses kebutuhan pokok, KDKMP diharapkan dapat menjadi saluran pemasaran hasil pertanian dan produk usaha lokal. Dengan demikian, koperasi berpeluang menghubungkan kebutuhan konsumen dengan potensi produksi ekonomi desa.

Perbaikan pasokan, distribusi, dan tata kelola menjadi pekerjaan penting agar pengembangan KDKMP tidak berhenti pada pembentukan kelembagaan, tetapi juga mampu menghadirkan layanan yang dibutuhkan warga dan menggerakkan perekonomian desa.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya