Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pemerintah mendorong penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui perbaikan pasokan kebutuhan pokok, kelancaran distribusi, dan tata kelola agar manfaatnya lebih dirasakan masyarakat desa.
Dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, berbagai aspirasi masyarakat menjadi pijakan pemerintah meningkatkan kualitas program agar manfaatnya dirasakan langsung.
Salah satunya KDKMP yang diarahkan tidak hanya menjadi tempat pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga membuka akses pemasaran bagi hasil pertanian dan produk usaha lokal.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, koperasi desa diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Untuk itu, ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi perlu terus dijaga.
“KDKMP diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh bapok dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi perlu terus dijaga agar masyarakat dapat mengakses barang dengan harga terjangkau,” ujar Budi dikutip Minggu, 18 Oktober 2026.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menekankan pentingnya memastikan operasional koperasi berjalan optimal. Pemenuhan kebutuhan warga, penyaluran barang bersubsidi sesuai ketentuan, serta pengelolaan koperasi menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan.
“Kita perlu memastikan kebutuhan warga dapat terpenuhi, barang bersubsidi tersalurkan sesuai ketentuan, dan pengelolaan koperasi berjalan baik. Keberadaan dan penempatan manajer juga menjadi bagian penting untuk memastikan operasional sehari-hari berjalan dan pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan,” kata Zulkifli.
Penguatan KDKMP juga didukung Perum Bulog melalui kesiapan pasokan dan distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menambahkan, Bulog berkomitmen memperkuat pelayanan distribusi beras SPHP sesuai penugasan pemerintah.
“Kami berharap KDMP semakin berperan dalam mendekatkan akses pangan kepada masyarakat serta mendukung stabilisasi pasokan dan harga,” ujarnya.
Selain memperluas akses kebutuhan pokok, KDKMP diharapkan dapat menjadi saluran pemasaran hasil pertanian dan produk usaha lokal. Dengan demikian, koperasi berpeluang menghubungkan kebutuhan konsumen dengan potensi produksi ekonomi desa.
Perbaikan pasokan, distribusi, dan tata kelola menjadi pekerjaan penting agar pengembangan KDKMP tidak berhenti pada pembentukan kelembagaan, tetapi juga mampu menghadirkan layanan yang dibutuhkan warga dan menggerakkan perekonomian desa.