Berita

Menteri Perdagangan Budi Santoso saat penutupan TEI 2026 di Indonesian Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu, 18 Oktober 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Industri

India dan Belanda jadi Negara Terbesar Penyumbang Transaksi TEI 2026

MINGGU, 18 OKTOBER 2026 | 19:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

India menjadi negara penyumbang terbesar dalam transaksi Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang dilangsungkan pada 14-18 Oktober 2026.

"Ada lima negara tertinggi berdasarkan nilai transaksi di TEI. Pertama India, kedua Belanda, ketiga Bangladesh, lalu Uni Emirat Arab dan Jepang," kata Menteri Perdagangan Budi Santoso saat penutupan TEI 2026 di Indonesian Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu, 18 Oktober 2026.

Sementara itu, produk yang mencatatkan transaksi terbesar meliputi makanan dan minuman, perhiasan, produk kayu, produk pertanian, serta produk kertas.


Budi menegaskan, komoditas tersebut menggambarkan transaksi produk yang ditampilkan dalam TEI, bukan keseluruhan kinerja perdagangan Indonesia.

Dari sisi partisipasi, TEI ke-41 diikuti 1.873 peserta pameran atau exhibitor dan dikunjungi 45.287 orang, meningkat 31,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pameran ini juga menarik 9.600 pembeli internasional atau buyer dari 151 negara.

Adapun negara asal pembeli terbanyak adalah India, Malaysia, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Arab Saudi, dan Taiwan.

TEI merupakan pameran perdagangan internasional yang telah diselenggarakan sejak 1985. Memasuki penyelenggaraan ke-41, ajang ini kembali menjadi sarana mempertemukan eksportir Indonesia dengan pembeli internasional sekaligus memperkenalkan produk nasional ke pasar global.

Melalui capaian transaksi, penandatanganan MoU, dan peningkatan jumlah pengunjung, Kementerian Perdagangan berharap TEI dapat terus membuka peluang kerja sama bisnis serta memperluas penetrasi produk Indonesia di pasar internasional.

Adapun secara keseluruhan, TEI 2026 membukukan transaksi 22,94 miliar Dolar AS atau setara Rp414 triliun. Nilai tersebut mencapai 131,1 persen dari target Kementerian Perdagangan sebesar 17,5 miliar Dolar AS.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya