Berita

Menteri Perdagangan Budi Santoso saat penutupan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Tangerang, Banten, Minggu, 18 Oktober 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Industri

Lampaui Target, Transaksi TEI 2026 Tembus 22,94 Miliar Dolar AS

MINGGU, 18 OKTOBER 2026 | 18:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026 mencatatkan nilai transaksi sebesar 22,94 miliar Dolar AS atau setara Rp414 triliun selama lima hari penyelenggaraan pada 14-18 Oktober 2026. Capaian tersebut melampaui target yang ditetapkan Kementerian Perdagangan sebesar 17,5 miliar Dolar AS.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, capaian transaksi tersebut setara dengan 131,1 persen dari target yang ditetapkan.

“Dapat kami laporkan, capaian nilai transaksi selama lima hari yaitu sebesar 22,94 miliar Dolar AS. Jadi kalau dirupiahkan sekitar Rp414 triliun,” kata Budi dalam Closing Ceremony TEI ke-41 Tahun 2026 di Indonesian Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu sore, 18 Oktober 2026.


Dari total nilai transaksi tersebut, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut membukukan transaksi sebesar 510,79 juta Dolar AS. Capaian ini menunjukkan keterlibatan pelaku usaha nasional dalam memanfaatkan ajang promosi perdagangan internasional untuk memperluas akses pasar.

Budi menjelaskan, transaksi TEI ke-41 juga ditandai dengan penandatanganan 426 nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara eksportir dan importir.

Pada hari pertama penyelenggaraan, tercatat 168 MoU dari 22 negara dengan nilai transaksi mencapai 13,2 miliar Dolar AS. Nilai tersebut kemudian bertambah selama pameran berlangsung hingga mencapai 22,94 miliar Dolar AS pada hari penutupan.

Menurut Budi, capaian tersebut tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan jauh sebelum pameran dimulai. Kemendag melibatkan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri, mulai dari duta besar, konsul jenderal, hingga atase perdagangan, untuk mempromosikan produk Indonesia dan menjaring calon pembeli potensial.

Upaya tersebut juga dilakukan melalui business agent yang membantu mempertemukan eksportir Indonesia dengan calon pembeli dari berbagai negara.

Para eksportir dan calon pembeli bahkan telah melakukan pertemuan secara daring sebelum bertemu langsung di lokasi pameran. Dengan demikian, TEI menjadi kesempatan untuk melanjutkan penjajakan bisnis, melihat produk secara langsung, mengunjungi fasilitas produksi, hingga menandatangani kesepakatan perdagangan.

“Dari Trade Expo itu kita bekerja setahun sebelumnya. Kita minta para perwakilan Dubes, Konjen, Atase Perdagangan untuk menyosialisasikan dan mencarikan buyer potensial melalui apa yang disebut business agent,” ujarnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya