Berita

Kongres Nasional/Majelis Tahkim ke-42 di Surabaya, 18-20 Oktober 2026, mengusung tema “Dakwah Ekonomi Menuju Kemerdekaan Sejati” (Foto: Istimewa)

Politik

Kongres Nasional SI ke-42: Bidik Kemerdekaan Sejati Lewat Kemandirian Ekonomi

SABTU, 17 OKTOBER 2026 | 15:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Syarikat Islam (SI) menempatkan dakwah ekonomi sebagai agenda utama untuk memperjuangkan kemerdekaan sejati. 

Arah perjuangan ini dinilai perlu diperkuat melalui transformasi organisasi yang mengedepankan etika, ketulusan, persatuan umat, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Presiden Lajnah Tanfidziyah SI, Hamdan Zoelva, menjelang Kongres Nasional/Majelis Tahkim ke-42 di Surabaya, 18-20 Oktober 2026, yang mengusung tema “Dakwah Ekonomi Menuju Kemerdekaan Sejati”.


Setelah memimpin SI selama 10 tahun, Hamdan mendorong pembenahan tata kelola organisasi agar tidak menyerupai partai politik dan lebih berfokus pada dakwah ekonomi.

“Mari tinjau ulang peraturan organisasi. Kita tinggalkan pola model partai politik dan fokus pada etik yang ikhlas, tulus membangun organisasi. SI hadir dalam politik menggulai yang memberikan rasa manis kepada siapa saja dengan fokus utama dakwah ekonomi,” ujar Hamdan di Surabaya, Sabtu 17 Oktober 2026.

Menurut Hamdan, dakwah ekonomi harus menjadi pijakan perjuangan SI dalam membangun kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, pembenahan organisasi tidak sekadar menyangkut struktur, tetapi juga menyentuh etika kepemimpinan dan cara seluruh jajaran menjalankan amanah.

Ia menegaskan, struktur organisasi di tingkat atas semestinya hadir untuk melayani jajaran di bawahnya, sekaligus memberikan teladan dalam menjalankan prinsip dan tujuan organisasi.

“Cara pandang organisasi sebagai organisasi keagamaan yang fokus pada dakwah ekonomi harus lebih longgar, bukan model hierarki seperti partai politik. SI tidak meninggalkan politik, namun politik yang berasaskan musyawarah sebagai hasil akhirnya,” tegas Hamdan.

Hamdan juga mengingatkan asas SI yang disahkan dalam Kongres Banjarnegara pada 1931 dan dirumuskan HOS Tjokroaminoto. Ia turut menyinggung buku Sosialisme Islam, yang menawarkan jalan tengah antara kapitalisme dan sosialisme-Marxisme, meski pada masanya pernah difatwakan haram oleh SI.

“Gagasan tersebut telah berlaku hingga saat ini, hampir 100 tahun,” pungkasnya.

Kongres kali ini sekaligus mengingatkan pada pertemuan pertama SI di Surabaya pada 26 Januari 1913. Saat itu, ribuan anggota dan simpatisan memperjuangkan kepentingan bumiputra di bidang perdagangan, ekonomi, pendidikan, dan keagamaan. Di bawah peran Haji Samanhudi dan HOS Tjokroaminoto, gerakan tersebut berkembang menjadi pergerakan nasional.

Pembukaan kongres pada 18 Oktober 2026 di Jatim Expo Surabaya diperkirakan dihadiri ribuan anggota SI.

Ketua Panitia Kongres, Yudhi Irsyadi Syafi'i, turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya sejumlah tokoh SI dalam perjalanan menuju lokasi acara, di antaranya Haji Mahmud Turuis, Ketua Wilayah SI Sulawesi Utara, dan Yaya Wahyudin, Wasekjend Gerakan Tani Syarikat Islam sekaligus Dewan Pertimbangan Pemuda Muslimin Indonesia.

"Semoga para almarhum di beri syafaat dan di ampuni semua dosa nya dan niat kehadiran nya di Kongres yang tak sampai di hitung sebagai pahala jihad fisabilillah, aamiin", pungkasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya