Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bursa

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

SABTU, 17 OKTOBER 2026 | 11:24 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan awal pekan depan setelah tekanan jual menyusul ancaman penurunan status pasar modal Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Pengamat pasar modal Teguh Hidayat memperkirakan IHSG masih bisa terkoreksi hingga level 4.700. Meski demikian, ia menilai indeks tidak akan terperosok terlalu dalam hingga menyentuh level 4.000.

“Jadi kalau ditanya apakah bisa besok turun lagi, menurut saya iya. Target berikutnya, kalau ke 4.000 banget enggaklah, 4.700 mungkin,” kata Teguh kepada RMOL, Sabtu, 17 Oktober 2026.


Ia memperkirakan tekanan lanjutan tersebut bisa membawa IHSG terkoreksi sekitar 400 poin setelah sempat anjlok sekitar 600 poin pada perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026.

Menurut Teguh, gejolak pasar saat ini jauh di luar perkiraan pelaku pasar. Sebelumnya, investor masih optimis Indonesia mampu mempertahankan status emerging market atau setidaknya hanya turun ke kategori frontier market.

“Ternyata bukan hanya turun ke frontier, tapi lebih rendah lagi, sampai ke standalone. Nggak ada yang menduga ke situ,” ujarnya.

Menurutnya, pengamat pasar sebelumnya hanya memperkirakan Indonesia, sedikitnya hanya akan turun ke frontier market, dan dampaknya dinilai tidak akan terlalu besar lantaran porsi investor asing di pasar saham Indonesia telah menyusut signifikan.

“Saya kan sering bilang bahwa betul IHSG nggak akan naik sampai 9.000, 8.000, tapi nggak akan crash juga. Karena apa? Karena kita yakin pasar akan bertahan di emerging. Dan kalaupun dia turun ke frontier, posisi asing di kita tuh sudah berkurang sangat besar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Teguh menilai pemulihan IHSG akan sangat bergantung pada langkah konkret pemerintah dan otoritas pasar modal dalam merespons persoalan yang menjadi perhatian MSCI.

Menurutnya, IHSG baru berpeluang berbalik menguat apabila pemerintah mampu memberikan solusi nyata untuk memulihkan kepercayaan investor. Namun, pemulihan tersebut tidak serta-merta membawa indeks kembali ke level 6.000.

“Mudah-mudahan tidak lebih dalam itu. Nah, nanti baru di hari setelahnya kalau memang sudah ada tindakan dari pemerintah tadi, ada solusi yang konkret, nah itu baru rebound. Itu pun nggak akan langsung ke 6.000 lagi, cuma berhenti turun aja. Jadi nanti dia akan stabilnya di 5.000-an lah, di posisi sekarang,” tandasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya