Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bursa

Bursa Eropa Akhiri Pekan di Zona Hijau Berkat Kinerja Sektor Unggulan

SABTU, 17 OKTOBER 2026 | 07:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa menutup pekan perdagangan dengan catatan gemilang setelah bursa mencatatkan performa mingguan terbaiknya sejak akhir Juni. 

Penguatan ini didorong oleh solidnya laporan keuangan korporasi yang berhasil menjadi penyeimbang di tengah gelombang aksi jual global pada saham-saham sektor teknologi.

Indeks acuan STOXX 600 melesat 0,7 persen ke level 644,74 poin, pada penutupan perdagangan Jumat 16 Oktober 2026 waktu setempat, yang sekaligus menjadi posisi tertinggi dalam tiga pekan terakhir. Secara akumulatif, indeks utama kawasan ini mencatatkan apresiasi lebih dari 2 persen sepanjang pekan berjalan.


Di Jerman, indeks DAX 40  melonjak sekitar 1 persen ke level 25.622, menjadi posisi tertinggi sejak 17 September, sekaligus mencatat kenaikan mingguan 2,1 persen. 

Penguatan ini dipimpin oleh lonjakan saham pertahanan seperti Rheinmetall yang melompat 6,1 persen di tengah agenda pertemuan pemimpin Eropa di Brussel untuk mendukung Ukraina. Sektor otomotif juga membukukan reli solid, dipimpin oleh BMW (3,1 persen), Mercedes-Benz Group (3 persen), dan Volkswagen (2,7 persen) di tengah optimisme fleksibilitas regulasi emisi Uni Eropa.

Di Prancis, indeks CAC 40 menguat  0,3 persen ke level 7.957, didorong oleh performa sektor pertahanan menyusul eskalasi geopolitik di Ukraina dan Timur Tengah. 

Airbus dan Thales masing-masing menguat 2,1 persen dan 2,8 persen. Di sektor konsumer dan otomotif, EssilorLuxottica melesat 3,8 persen dan Stellantis naik 2,6 persen di tengah rencana investasi pabrik Atessa sebesar 1 miliar Euro (sekitar 1,09 miliar Dolar AS), sementara Schneider Electric terkoreksi 1,8 persen.

Di Inggris, indeks utama FTSE 100 pulih dan ditutup menguat didukung sektor pertahanan. Saham Babcock naik lebih dari 3 persen dan BAE Systems menguat 2,5 persen. Sektor energi juga menguat. Shell dan BP naik sekitar 0,8 persen. 

Sektor perbankan regional secara keseluruhan mendapat angin segar setelah imbal hasil obligasi bertahan pada tren penurunan tajam, yang turut menekan biaya pinjaman. ING dan Deutsche Bank masing-masing menguat 1,5 persen, sementara UniCredit melonjak 1,4 persen usai mendapat lampu hijau dari Bank Sentral Eropa (ECB) untuk memperbesar kepemilikan saham di Commerzbank.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya