Berita

Simposium PIKI di Grand Chapel Kampus UPH Lippo Karawaci/Istimewa

Nusantara

Rekomendasi PIKI Disambut Cepat Menteri Bahlil, Langsung Masuk Road Map ESDM

JUMAT, 16 OKTOBER 2026 | 22:35 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Rekomendasi strategis dari Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) yang disampaikan dalam Simposium PIKI di Grand Chapel Kampus UPH Lippo Karawaci mendapat sambutan hangat dari pemerintah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menko Hilirisasi, Bahlil Lahadalia, langsung memerintahkan jajaran Direktur Jenderal ESDM untuk menjadikan rekomendasi tersebut sebagai road map kebijakan energi nasional.

Ketua Steering Committee Simposium PIKI sekaligus Presiden Direktur Freeport Indonesia, Tony Wenas, memaparkan lima poin rekomendasi utama hasil simposium kepada pemerintah:


- Bauran energi nasional yang berkelanjutan untuk menjawab peningkatan kebutuhan energi menuju Indonesia Maju 2045 dan Net Zero Emission 2060.

- Akselerasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang aman, rendah karbon, merata, serta menjunjung tinggi keselamatan dan hak asasi manusia.

- Akses energi sebagai kebutuhan dasar rakyat melalui dukungan anggaran, pengembangan teknologi, infrastruktur, dan peningkatan kualitas SDM.

- Percepatan implementasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) melalui kapasitas intelektual dan jaringan PIKI di berbagai daerah.

- Percepatan pemerataan elektrifikasi hingga ke wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar, terpencil, dan pulau kecil berpenduduk).

Menanggapi usulan tersebut, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pihaknya sejalan dengan visi dan pemikiran PIKI.

Ia mengungkapkan keprihatinannya bahwa di usia kemerdekaan Indonesia yang telah mencapai 81 tahun, masih terdapat sekitar 11.000 desa di daerah 3T yang belum menikmati aliran listrik. Pemerintah menargetkan melalui Program ESDM 2029-2030 seluruh desa di tanah air sudah harus teraliri listrik.

"Insya Allah saya jadikan dasar pijakan dalam merumuskan sekaligus anggaran setiap tahun Rp10-15 triliun, untuk anak di desa pedalaman pulau kecil agar mendapat hak yang sama dalam pelayanan listrik negara," ujar Bahlil.

Mengenai pengembangan energi nuklir, Bahlil secara terbuka mengungkapkan hasil lawatannya mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Menurutnya, Rusia memiliki penguasaan teknologi nuklir yang mumpuni, di samping adanya penawaran kerja sama serupa dari negara-negara seperti Jerman, Jepang, Korea, dan Kanada.

Berkat dorongan kuat dari PIKI yang menilai energi nuklir sebagai opsi yang rendah emisi, berdaya besar, bersih, murah, dan aman, target kapasitas nuklir dalam RUPTL yang awalnya 500 MW kini resmi ditingkatkan menjadi 1.500 MW pada tahap pertama tahun 2026.

Sementara itu, Ketua Umum PIKI Maruarar Sirait (Ara Sirait) berharap gagasan dari para cendekiawan PIKI ini dapat menjadi masukan strategis dalam pengambilan kebijakan negara, sekaligus melahirkan regenerasi tokoh-tokoh bangsa baru di masa depan.

Ara juga mengapresiasi gaya kepemimpinan inklusif Menteri Bahlil yang senantiasa merangkul berbagai elemen lintas kelompok dan agama secara harmonis demi kemajuan Indonesia.

Simposium tersebut turut dihadiri oleh kalangan akademisi, mahasiswa UPH, GMI, IPB, serta sejumlah tokoh dari lintas agama dan organisasi kemasyarakatan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya